Binjai I TambunPos. com
Gedung Baru Pendidikan Tinggi Kader Ulama Majelis Ulama Indonesia (PTKU-MUI) Kota Binjai, Sumatera Utara, siap dibangun tahun ini, setelah tertunda selama dua tahun. Pemerintah Kota Binjai mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar.
“Fondasinya dua tahun lalu sudah selesai dikerjakan. Alhamdulillah, Bapak Walikota sudah bersedia membantu untuk biaya pembangunannya. InsyaAllah, tahun ini selesai,” ungkap Ketua MUI Kota Binjai Prof Dr HM Jamil Siahaan MA, saat menggelar Sarapan Bersama Pengurus MUI Kota Binjai di Halaman Gedung PTKU-MUI Kota Binjai, baru-baru ini.
Dikatakan Jamil, Pembangunan Gedung Baru PTKU-MUI Kota Binjai sebenarnya sudah direncanakan sejak lama. Upaya ini menurutnya, sengaja dilakukan guna meningkatkan kapasitas dan daya tampung terhadap bangunan utama, menyikapi rencana jangka panjang MUI Kota Binjai di bidang pendidikan, yakni mendirikan MTs dan MA Unggulan.
“Terimakasih kepada Bapak Walikota Binjai dan seluruh pihak terkait yang sudah membantu pembangunan Gedung Baru PTKU-MUI Kota Binjai. Mudah-mudahan semua bantuan tersebut dapat mendatangkan pahala dan karunia dari Allah Subhanahu Wa Taala,” ujar Jamil.
Sementara itu, Walikota Binjai, Drs H Amir Hamzah MAP, menyatakan, dukungan Pemerintah Kota Binjai terhadap pembangunan Gedung Baru PTKU-MUI Kota Binjai semata-mata bagian dari upaya mendukung program kaderisasi dan regenerasi ulama, demi menjamin terwujudnya visi Kota Binjai yang maju, berbudaya, dan relijius.
Apalagi Amir mengakui, kaderisasi ulama juga bagian dari upaya mewujudkan janji politiknya di bidang sosial-keagamaan, selain pembangunan Quran Center, pengembangan LPTQ, serta peningkatan penerimaan zakat dan dana umat melalui BAZNAS.
“Saya merasa bangga dan terharu dengan MUI Kota Binjai yang begitu visioner dan sangat totalitas menjalankan program pendidikan dan kaderisasi ulama. Apalagi tidak semua MUI kabupaten/kota, yang mampu mengembangkan PTKU,” ujar Amir.
Meskipun demikian dia tetap mengingatkan MUI Kota Binjai agar menggunakan anggaran yang telah disiapkan itu dengan cermat. Sebab penggunaan dana hibah harus tepat sasaran dan juga disesuaikan dengan rancangan yang sudah ditentukan.
“Kalau sudah ulama dan umara bersatu, InsyaAllah jadilah itu. Tapi harus kita ingat, kalau anggarannya Rp 1,2 miliar, kalau bisa kualitasnya Rp 1,5 miliar,” seru Amir, yang mengaku siap mengupayakan biaya tambahan untuk pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan melalui pengalokasian dana umat yang dihimpun melalui BAZNAS.
Sebelumnya, Ketua Komisi Pendidikan MUI Kota Binjai, yang juga Pengelola PTKU MUI Kota Binjai, Drs H Yundizer MPd, menyebut, Gedung Baru PTKU MUI Kota Binjai direncanakan akan dibangun dalam dua lantai, terdiri dari lima ruang kelas berukuran 8 x 9 meter, dua ruang tangga, dan empat kamar mandi.
Setelah selesai dibangun, rencananya Gedung Baru PTKU-MUI Kota Binjai akan ditambah teras depan sepanjang dua meter berbahan paving blok, sanitasi, sarana penerangan, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.
“Untuk sementara ini, gedung baru yang kita bangun masih dinamakan Gedung PTKU. Bangunan baru ini lebih tinggi 60 sentimeter dari gedung utama. Rencana. kita ke depan, InsyaAllah ini siap menjadi cikal-bakal PTI (Pendidikan Tinggi Islam) MUI Binjai,” sebut Yundizer mengakhiri percakapan.
(SDT|TP)




