
Asahan-Tambunpos.com
Anggota DPRD Kabupaten Asahan dari Fraksi PDI-Perjuangan Bapak Parlindungan dan Fraksi PKB Bapak Abdul Rozak,Sag serta Kadis Pendapatan Drs. Sori Muda Siregar sidak ke Vegas Karaoke pada Sabtu 15/07/2023 sekira jam 17.00 wib. Anggota DPRD Kabupaten Asahan tersebut mengatakan kalau izin operasi Vegas karaoke belum lengkap sudah buka sampai menjelang subuh.

Besoknya Minggu 16/07/2023 Komplek Graha Indah Kisaran kedatangan Kapolres Asahan Beserta personil polres Asahan yang disaksikan pemuka-pemuka agama merazia tempat-tempat judi ketangkasan tembak ikan yang sudah sangat meresahkan dan kedepannya tidak ada namanya buka-bukaan,ucap Kapolres Asahan kepada awak media.

Ketua DPP TUMPAS Toni “Ciek” Chaniago angkat bicara dengan hal yang terjadi di lapangan karena Vegas Karaoke yang katanya izinnya belum lengkap tapi masih buka sampai jam 03.30 wib,melihat ini sepertinya Anggota DPRD kabupaten Asahan dan Kadis Pendapatan Pemkab Asahan hanya bersandiwara saat sidak ke Vegas karouke semalam dan tidak ada ketegasan dalam hal ini.

Dan lucunya lagi Kapolres Asahan hanya menutup lokasi judi tembak ikan saja,kalau mau membasmi penyakit masyarakat kenapa tempat kemaksiatan seperti Vegas Karoke dan Spa Massage yang ada disana tidak di tutup,ucap Ketua DPP TUMPAS Toni “Ciek” Chaniago.

Ketua DPP GRAPPA (Gerakan Rakyat Pengawal Pancasila) Abangda Alex Margolang, SH mengatakan Vegas Karoke di duga tempat peredaran narkoba jenis pil xtasi,pil yang bisa membuat orang lupa kesadaran dan merasa melayang-layang dengan alunan musik yang dimainkan Disk Jokey (DJ).
Lanjutnya,bahwa Vegas tempat peredaran narkoba jenis pil xtasi kita dapat dari eks pegawai Vegas yang pernah di fitnah/jebak oleh seseorang yang merasa terganggu oleh cuitan-cuitan wartawan/Orangtua eks pegawai Vegas di Facebook,ucap Alex Margolang.
Hal ini sudah disampaikan kepada Kapolres Asahan “siapa pemilik merk,dimana disimpan dan siapa pengedarnya” semuanya sudah dikatakan,hal ini menjadi dasar untuk menutup Vegas karena selain izin operasinya tidak lengkap dan Vegas juga tempat peredaran narkoba jenis pil Extasi,dasar ini sudah sangat kuat untuk menutup tempat hiburan malam tersebut karena sudah mencoreng visi misi Bupati Asahan “Asahan Religius dan Berkarakter”,terang Ketua DPP GRAPPA.
“Jangan biarkan tempat-tempat maksiat ada di Kota Kisaran,sebelum anak cucu kita terjerumus kesana dan menjadi korban keganasan narkoba”.

Kami meminta kepada Bupati Asahan,Ketua DPRD Asahan,Dandim 0208 Asahan,Kapolres Asahan dan Ketua MUI Kabupaten Asahan agar menutup tempat-tempat hiburan malam yang ada di Komplek Graha Indah Kisaran yang terkesan seperti dilindungi,tutup Alex Margolang, SH.
(Tim/TP)




