Scroll Untuk Baca Artikel
Sumut

Pengurus Komite, Mengadakan Parenting Education Dengan Orang Tua Siswa Kelas 10 SMAN Satu Lubuk Pakam

×

Pengurus Komite, Mengadakan Parenting Education Dengan Orang Tua Siswa Kelas 10 SMAN Satu Lubuk Pakam

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang, Tambun Pos
Andaikata ada yang tidak tepat adanya kendala bagi orang tua murid agar kedepannya kita rembukan,tanpa adanya orang tua murid maka sekolah tidak ada apa apa arti saling kerja smaa antara guru dan orang tua murid bertujuan agar generasi penerus bangsa menjadi anak yang lebih berguna berpendidikan akan meneruskan generasi bangsa ini,ucap Idris Sinaga sebagai ketua komite saat memberikan sambutannya dalam rapat komite kelas 10 (PARENTING EDUCATION) di dampingi pengurus komite H. Sugeng Sugiarto, Rinaldy Samosir. Muradi, dan Erizal, selasa 1 Agustus 2023.

“Kerja sama dengan yang baik lah bertujuan saling bersinergi, dan kebersamaan dalam menciptakan bermusyawarah untuk bisa mempunyai hasil kesepakatan bersama yang berpayung hukum,semua ini bertujuan semata dalam proses belajar mengajar untuk ilmu pengetahuan pendidikan bagaimana anak generasi bangsa ini bisa berguna bagi nusa dan bangsa kedepannya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten


“Ketua komite mengungkapkan berkali kali kalau kedepannya ada yang perlu di rembukan agar mendapatkan jalan keluar untuk kebersamaan dalam menjalankan sekolah bisa berjalan dengan baik dalam mengaji guru honor yang ada di sekolah SMA Negeri Satu Lubuk Pakam, dengan bersenergi kita dalam kebersamaan, dengan harapan kami sebagai pengurus komite bertujuan sama dengan para orang tua siswa yang saat ini hadir dalam undangan dari kami sebagai pengurus komite, disini kita harus ada keterusan terang (keterbukaan) dengan yang sebenarnya, tutup Ketua Komite Pak Idris, dan di lanjutkan penjelasan dari Nurhafifah, S.Pd, tentang pengenal anak karakter anak.

“Kepala Sekolah SMAN satu Marsito memberikan sambutan dalam rapat komite tersebut mengatakan bahwa rapat ini bertujuan kita ingin membangun kesepahaman disini dengan membina anak anak, pada inti nya prinsip di sini adalah kami sebagai guru adalah mendidik sebanyak sebanyaknya bukan menghukum sebanyak banyaknya apabila sudah kami sebagai guru tidak sanggup baru lah kami serahkan kepada orang tuanya, itulah prinsip saya, ucap kepala sekolah di SMA Negeri Satu Lubuk Pakam Marsito, makanya kami di sini harus mempunyai kesabaran dalam mendidik.

“Bagi siswa kita perbolehkan untuk membawa HP kesekolah tetapi saat guru tidak memperbolehkan untuk mengaktifkan hpnya maka siswa tidak boleh aktifkan hpnya,dan apabila siswa melanggar aturan tersebut pertama kami undang bapak Ibu untuk kesekolah, dan apabila dalam tiga kali dia melanggar aturan dan peraturan tersebut tentang terkait aturan ini, maka siswa tersebut tidak kami perbolehkan untuk membawa HP selama satu bulan dan apabila setelah sanksinya selesai dan melanggar kembali maka kami berikan sanksi tidak di perbolehkan membawa HP selama enam bulan, lalu kepala sekolah bertanya kepada orang siswa kelas 10 yang saat itu hadir dalam rapat komite dengan mempertanyakan apakah setuju seperti ini kita buat aturannya, para orang tua murid menjawab dengan rasa kebersamaan yaitu setuju dan mendukung aturan tersebut, pungkasnya, hadir beberapa guru dan orang tua siswa kelas 10 SMAN Satu Lubuk Pakam rapat berjalan dengan lancar dan sukses. (Taufik Rahman) .