Scroll Untuk Baca Artikel
SumutUncategorized

Terjadi Lagi Pemukulan Terhadap Wartawan di Kabupaten Asahan Yang Dilakukan Oknum Mengaku-ngaku Wartawan/LSM

×

Terjadi Lagi Pemukulan Terhadap Wartawan di Kabupaten Asahan Yang Dilakukan Oknum Mengaku-ngaku Wartawan/LSM

Sebarkan artikel ini

Asahan-TambunPos.com

Terjadi lagi kekerasan dan pengancaman terhadap wartawan yang di lakukan oknum yang mengaku-ngaku Wartawan/LSM saat sedang berada di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan,Sabtu 09/09/2023.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepada awak media Korban yang berinisial AAH menjelaskan, saat sedang berada di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan tiba-tiba korban di datangin seorang pria berinisial IM sambil memaki-maki dan melayangkan pukulan ke arah muka korban,lalu WK datang dan mencekik korban sambil mengeluarkan kata-kata ancaman “cabut kau nanti ku matikan kau”,terang korban.

“Saya sering bertemu mereka di luar tapi tidak pernah terjadi pemukulan seperti begini kenapa saat IM dan WK bersama Andi Sitorus (Kabid SD) begitu melihat saya mereka langsung menyerang saya,apa karena mereka ingin mencari muka di depan Andi Sitorus atau suruhan karena saat ini saya dan rekan sedang menyoroti kinerja Kabid SD”

Selanjutnya korban bersama temannya pergi membuat laporan ke Polres Asahan yang berada tidak jauh dari dinas pendidikan,karena sebelumnya korban sudah menelpon Kanit Jatanras Polres Asahan dan disuruh untuk membuat laporan tentang penganiayaan dan sesampai di Polres Asahan kami langsung membuat laporan di ruang SPKT dan melakukan Visum ke RSUD HAMS,ucap AAH.

Ahmad Afrijal Simargolang teman korban saat di tanyai kronologis kejadiaannya mengatakan saat itu kami baru dari SMPN 4 Kisaran hendak ke Dinas Pendidikan menemui Kapala Sekolah SMPN 4 Kisaran,sesampai di Dinas Pendidikan kami menuju ke aula yang berada di belakang.

Tampak di kantin IM dan WK sedang duduk bersama Kabid Sekolah Dasar (SD) Andi Sitorus,saat melihat AAH yang sedang berada disana IM seperti orang kesetanan langsung menyerang korban memaki dan memukul,ketika Soleh (saksi) sibuk melerai dan menahan IM tiba-tiba WK datang mencekik leher korban dan mengancam “cabut kau mati kau nanti ku buat”,ucap Ahmad Afrijal.

Kami sering berjumpa dengan IM dan WK di luar tapi tidak pernah terjadi apa-apa bahkan seminggu yang lalu tepatnya di hari Jumat IM menyapa korban saat berjumpa di Dinas Keuangan Kabupaten Asahan,tapi kenapa saat mereka sedang bersama Kabid Sekolah Dasar (SD) Andi Sitorus begitu melihat AAH mereka seperti kesetanan menyerang teman saya,tutup Ahmad Afrijal.

Alex Simargolang Ketua DPP BARABAS mengatakan kejadian yang menimpa AAH (Bidang Publikasi BARABAS) tidak boleh di biarkan begitu saja,ini sama saja menghalang-halangi kerja wartawan dalam mencari berita dan kepada pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti laporan korban.

Amin Harahap/TP