Foto: Lokasi peredaran narkoba cok/ngana di desa jandi meriah, dan Kapolres tanah karo (gle).
Tanah Karo | Tambunpos.com, Masyarakat Tanah Karo saat ini sangat resah atas marak nya peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang disinyalir merupakan sindikat antar provinsi yang di jalankan oleh Inisial COK/NGANA. Kamis (2/1/25).
Dari narasumber yang terpercaya, Inisial COK/ NGANA merupakan pemain lama yang sudah sangat terkenal dalam dunia peredaran narkoba jenis sabu – sabu hingga tingkat provinsi. Dalam menjalankan bisnisnya, COK/NGANA mengunakan metode ”Kartel”/ Sindikat dengan membuka jaringan ke berbagai daerah di kabupaten tanah karo.
Diketahui COK/NGANA dalam menjalankan bisnis haram nya sudah merajai setiap pedesaan di wilayah kabupaten tanah karo, Namun Polres Tanah Karo tak pernah sekalipun menangkap Bos sabu terbesar itu alias tak berkutik.
Buktinya, Sampai saat ini COK/NGANA belum tersentuh hukum alias kebal hukum, Ada apa dengan Polisi ?
Narasumber juga mengungkapkan peredaran atau pun basis penjualan narkoba COK/NGANA di kecamatan tiga nderket, Berada di desa jandi meriah yakni di Kolam Pancing Kerangen Boys, yang di jalankan anak buah COK/ NGANA ber Inisial WN, Warga kecamatan payung di jalankan oleh warga Setempat dengan inisial LS. Sementara di kecamatan Juhar di jalankan oleh warga kecamatan juhar dengan inisial SS.
Pemerhati Narkoba di Kabupaten Tanah Karo Berinisial SM (49) Warga Kabanjahe, Menduga adanya keterlibatan oknum Polres Tanah Karo dalam peredaran Narkoba tersebut dan berharap agar Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan menyelidiki adanya indikasi keterlibatan oknum polisi yang bertugas di polres Tanah Karo dengan inisial RG.
” Isunya ada keterlibatan RG, Jika memang ada keterlibatan RG, Sebaiknya Kapolda Sumut segera melakukan penyelidikan”. ujar SM.
Warga Tanah Karo berinisial A. Sembiring ( 52) berharap agar aparat penegak hukum ( APH) secepat mungkin memutus mata rantai peredaran Narkoba jenis sabu-sabu yang di kuasai kartel narkoba Inisial COK/NGANA.
“Kami berharap agar para bandar narkoba di tanah karo segera di selidiki dan di tangkap. Sudah sangat meresahkan, Karena peredaran narkoba saat ini seperti kacang goreng”.ujar sembiring.
“Masyarakat meminta dan memohon kepada Kapolda Sumur agar segera bertindak karena warga sudah resah demgan peredaran narkona di tanah karo”.tutup nya.
Atas hal itu, Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto S.I.K, M.H. saat di konfirmasi belum berkomentar.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi masih irit bicara dalam perang melawan narkoba di kabupaten tanah karo.
Dalam konfirmasi nya Hadi hanya mengatakan, Iya.
Masyarakat menilai Polres Tanah Karo dan Polda Sumut seakan tidak peduli dengan keresahan warga, Padahal Presiden Prabowo serta Kabinet Merah Putih termasuk di dalam nya Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit fokus dalam memerangi peredaran narkoba di Republik Indonesia, Namun, Perintah tersebut patah di tongkat komando Jajaran Polda Sumatera Utara.
(Red/TP)




