Foto: Polisi saat mendatangi pangkalan nitra P26 bangun rejo kecamatan tanjungmorawa.
DELI SERDANG | TambunPos.com – Razia lapak judi togel di sejumlah wilayah wilkum Polsek Tanjung Morawa menuai berbagai keritikan di tengah – tengah masyarakat. Minggu (16/2/25).
Ada menyebut hanya sekedar formalitas bak ibarat kata hanya cek ombak.
Parahnya, terbesit juga tanggapan kalau bandar judi terutama jenis togel disana telah menjalin kerjasama yang dengan aparat penegak hukum (APH) serta aksi melanggar pasal 303 tersebut telah terkordinir rapi.
Betapa tidak, saat petugas melakukan razia, lapak dimaksud terlebih dahulu telah dikosongkan.
Padahal, menurut narasumber, dalam kesehariannya selama ini di sejumlah warung – warung kopi di kecamatan Tanjung Morawa dan pangkalan angkot Nitra P26, berlokasi di perbatasan Desa Lau Barus Baru – Bangun Rejo, gang tupai dan dilimau manis Tanjung Morawa atau persisnya sekira lebih kurang berjarak 200 meter dari Cafe 77 dan Diskotic Galaxi 58, marak penjualan judi tembak angkat (Togel).

“Beberapa waktu lalu telah dilaporkan penulis togel di pangkalan nitra p26 berinisial erni, seorang wanita. Namun, tak ditangkap.”ungkap narasumber.
Keterangan diperoleh, razia judi togel yang dilakukan pihak Polsek Tanjung Morawa bersama pihak Polresta Deli Serdang tersebut melakukan pengecekan sekaitan dengan menindak lanjuti pemberitaan di sejumlah media yang menulis kalau di wilkum polsek Tanjung Morawa marak togel.
Amatan wartawan, razia dipimpin kapolsek Tanjung Morawa AKP M Tambunan SH.
Wilayah yang dicek diantaranya, Desa Limau Manis, Tanjung Morawa B dan Bangun Rejo.
Disisi lain, tersiar kabar, korlap sekaligus merangkap bandar disebut – sebut seorang pria inisial DB, Mr black, Iwan. Dan, bosnya berinisial Nainggolan.
(SN/TP)




