Deli Serdang | TambunPos.com, Hadirnya Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri ke lokasi pemagaran hutan lindung di Kecamatan Pantai Labu – Kabupaten Deli Serdang menuai kontroversi berbagai khalayak mempertanyaan kinerja sepuluh tahun ia menjabat ketua tidak pernah melirik hal tersebut malah setelah viral lantas bergerak terkesan sebagai pencitraan.
Informasi dihimpun dari warga pesisir pantai labu pada Selasa (25/2/25) mengatakan bahwa kawasan hutan lindung rugemuk sudah di kuasai oleh oknum pengusaha selama kurang lebih tiga puluh tahun untuk pemagaran sudah berjalan dua bulan lamanya.
Baca Selanjutnya: Tetap Solid, IKA SMANSA 1/223 Lubuk Pakam Gelar Silaturahmi Perkuat Antar Alumni Jelang Ramadhan 1446 H

Edo Tarigan Ketua Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Kabupaten Deli Serdang mempertanyakan kinerja Zakky selama dua periode menjabat sebagai Ketua DPRD Deli Serdang.
“Ketua DPRD Deliserdang selama ini ngapain aja, setelah viral dan mencuat ke publik terkait pemagaran kawasan hutan lindung lantas Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri membuat penyataan kasus di pantai labu akan menjadi perhatian komisi satu (I) sampai komisi empat (lV).
“Ini sedikit lucu menurut saya, ketika sudah ada tindakan dari provinsi si Zakky ini terkesan ikut-ikutan, seperti cari panggung.
Edo menceritakan ketika ia berdiskusi dengan beberapa warga sekitar yang mengungkapkan rasa kecewa terhadap Zakky Shari selaku Ketua DPRD Deli Serdang karena tidak hadir ditengah masyarakat kecil di lokasi lahan hijau (hutan lindung) berukuran lebih kurang 800 meter dipagari seng oleh pihak PT. Tun Sewindu.
Ia juga menambahkan warga desa regemuk sudah layangkan surat ke DPRD Deli Serdang dan sudah pernah turun kelokasi dan bertemu dengan masyarakat namun tidak ada tindakan apapun yang di lakukan, sebelum di eksekusi atau dibongkar oleh pihak Dinas LHK belum juga ada tanggapan dari pihak DPRD Deli Serdang.
“Mereka (warga) kemarin sudah kirim surat ke DPRD dan Muhammad Ali yang turun sebagai perwakilan dan bertemu dengan warga. Namun itu jadi pertemuan pertama dan terakhir setelah viral berita ini, baru mereka kelabakan pura-pura datang kelokasi untuk meninjau. inikan seperti ambil panggung dan seperti penjilat dia”. tandasnya.
Dengan viral nya kejadian ini saya harap DPRD Deliserdang segera menuntaskan permasalahan ini, sudah ada ombudsman Perwakilan Sumatra Utara dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara yang turut membantu. Seharusnya bisa selesailah, tapi kalau Zakky ambil panggung dari kejadian ini ya gak akan selesai sampai kapanpun.”pungkasnya.
(RD | TP)




