Scroll Untuk Baca Artikel
DaerahKabupaten Grobogan Jawa Tengah

Saksi Bisu Sepak Terjang Salah Satu Tokoh Walisongo

×

Saksi Bisu Sepak Terjang Salah Satu Tokoh Walisongo

Sebarkan artikel ini

Keterangan Foto: Kepala Desa’ Keongan Budi Hartono.

GROBOGAN | TAMBUNPOS.COM – Mengenai sejarah wisata di Desa keongan Kec. Gabus Kab.Grobogan, ini Terkenal salah satu tokoh Walisongo, Sunan kalijog saat mencari kayu jati berkualitas untuk tiang Masjid Agung Demak.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tidak sengaja awak media melintas di wisata Keongan yang mana terletak di Desa keyongan, Momen ini tidak saya sia-siakan, sebelum memasuki area wisata tersebut terlihat patung yang terbentuk bekicot. selanjutnya kami melanjutkan perjalanan arah ke wisata tersebut sampai di depan pintu masuk kami melihat pemandangan yang sangat sejuk Jum’at (23 Mei 2025).

Akhirnya kami berjalan memasuki area wisata keyongan sambil melihat pemandangan yang sangat indah dan sangat sejuk, Pohon-pohon Jati dengan semilirnya Angin kita pun menjadi semangat untuk melanjutkan perjalanan lgi Untk melihat pemandangan wisata.

Wisata tersebut sudah disiapin untuk Beristirahat dan Apabila Teman-teman berkunjung di wisata ini sudah ada tempat ibadah seperti mushola. Jangan diragukan lagi Wisata ini penuh Cerita dan makna sendiri. Berikut

Sehabis meninjau di area wisata kami melanjutkan perjalanan ke Rumah Kades yang bernama Budi Hartono Selaku kepala Desa keyongan kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan,Nggak lama kemudian kita Berbincang-bincang Ngobrol Nyantai menanyakan Sejarah wisata keyongan tersebut terhadap, Budi Selaku Kades.

Budi Hartono menjelaskan bahwa sejarah di wisata keongan dulunya kawasan Hautan jati di wilayah Desa Keyongan, Sunan Kalijaga berhasil menemui beberapa pohon kayu jati berukuran besar yang berkualitas tinggi.

Nama “Keyongan” merupakan pemberian Sunan Kalijaga. Keyongan diambil dari kata dasar keong (Pila ampullacea), yakni sejenis siput air yang mudah dijumpai di perairan tawar Asia tropis, seperti di sawah, aliran parit, serta danau.

Dari mitologi masyarakat setempat, hewan bercangkang itu dahulunya banyak bermunculan di setiap sudut desa tersebut. Kemunculan habitat keong itu tak lepas dari peran Sunan Kalijaga di sela perburuannya mencari kayu jati berkualitas untuk penyangga atau tiang Masjid Agung Demak.

Sunan Kalijaga tertarik untuk mencari kayu jati di wilayah Kabupaten Grobogan. Pilihannya tertuju ke Kabupaten Grobogan karena saat itu kawasan hutan di sana terkenal akan kualitas jatinya yang berbobot. Dari situlah, langkah kaki Sunan Kalijaga akhirnya terhenti di hutan di wilayah yang kini dikenal sebagai Desa Keyongan.

“Nah, saat itu Sunan Kalijaga kesulitan mencari sumber air untuk berwudhu. Atas doanya kemudian muncul sumber air yang perlahan banyak ditumbuhi tanaman sambeng. Lokasi itu menjadi sendang yang dinamai sendang sambeng. Perlahan pula banyak bemunculan keong di desa hingga akhirnya dinamai desa Keyongan,” terang Kepala Desa Keyongan, Budi Hartono saat ditemui Awak Media pada Jum’at Siang. Ukapya.

(HR/TP)