Scroll Untuk Baca Artikel
Daerah

Tokoh Muda Melayu Desak Wakil Bupati Klarifikasi Ucapan “Kabupaten Nahdliyin”

×

Tokoh Muda Melayu Desak Wakil Bupati Klarifikasi Ucapan “Kabupaten Nahdliyin”

Sebarkan artikel ini
Nahdliyin
Foto: Wakil Bupati Deli Serdang Lomlom Suwondo, SS saat menjumpai Massa Aksi Al Jam'iyatul Washliyah
Tokoh Muda Melayu “OK Alamsyah” Menyesalkan Pernyataan Wakil Bupati Deli Serdang yang Tidak Menjaga Netralitas dan Kerukunan Umat

Deli Serdang | TambunPos.com — Tokoh Muda Melayu Deli Serdang, OK Alamsyah, menyampaikan keprihatinan mendalam atas pernyataan Wakil Bupati Deli Serdang, Lomlom Suwondo, yang menyebut Deli Serdang sebagai “Kabupaten Nahdliyin” dalam forum terbuka saat aksi damai masyarakat Alwashliyah terkait sengketa tanah wakaf di SMP Negeri 2 Kecamatan Galang, Senin (26/5).

Baca Juga: Pemecah Belah: Lomlom Suwondo sebut Deli Serdang, Kabupaten “Nahdliyyin”, Picu Konflik antar Ormas Islam

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Baca Juga: HEADLINE: Pembacokan Jaksa di Deli Serdang, Pelaku Mengaku Sakit Hati, Kejari Tegas Bantah Tuduhan Pemerasan

Menurut Alamsyah, pernyataan tersebut tidak bijak dan berpotensi mencederai semangat persatuan masyarakat Deli Serdang yang dikenal majemuk dan rukun. Ia menilai pelabelan identitas tunggal terhadap Deli Serdang sangat bertentangan dengan realitas sosial dan semangat kebhinekaan yang telah lama terjalin di wilayah ini.

“Saya sangat menyayangkan pernyataan Bapak Wakil Bupati Deli Serdang yang menyebut daerah ini sebagai ‘Kabupaten Nahdliyin’. Ini bukan hanya keliru secara historis, tetapi juga rawan memicu gesekan antar ormas Islam dan antar kelompok etnis. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan pertikaian di tengah masyarakat,” tegas Alamsyah saat dikonfirmasi TambunPos.com.

Ia menambahkan, dalam kapasitas sebagai pejabat publik, setiap pernyataan sepatutnya mencerminkan sikap kenegarawanan dan mampu merangkul semua golongan. Netralitas dan sensitivitas sosial harus dijaga, apalagi di tengah dinamika masyarakat yang plural.

Nahdliyin
Foto: Tokoh Muda Melayu “OK Alamsyah Putra, S.Pd

Lebih lanjut, Alamsyah mendesak Wakil Bupati untuk segera memberikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka guna meredam potensi konflik serta menjaga keharmonisan antarelemen masyarakat.

Berikut tiga poin yang menjadi seruan penting dari OK Alamsyah kepada Wakil Bupati:

1. Menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat Deli Serdang, tanpa kecuali.

2. Menunjukkan sikap kenegarawanan dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan umat beragama di wilayah ini.

3. Mendorong penyelesaian konflik tanah wakaf Alwashliyah melalui jalur hukum yang adil, musyawarah mufakat, dan pendekatan keadilan restoratif.

“Kami percaya, Deli Serdang hanya akan maju jika seluruh warganya merasa dihargai, diperlakukan setara, dan tidak dibeda-bedakan berdasarkan afiliasi keagamaan atau organisasi,” tutup Alamsyah. “Sudah sepatutnya kita menjaga marwah kepemimpinan, memperkuat semangat kebangsaan, dan melestarikan kerukunan yang menjadi kekuatan utama daerah ini.”

(RD | TP)