MEDAN | TambunPos.com — Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PD GPA) Kota Medan menggelar audiensi bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Selasa (19/8), di Ruang Khusus Wali Kota. Pertemuan ini bertujuan membangun sinergitas sekaligus menjajaki kerjasama strategis dalam bidang kepemudaan.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menegaskan komitmennya untuk mengembangkan sektor UMKM serta meningkatkan keterampilan pemuda melalui pelatihan dan program pembinaan.
Kehadiran PD GPA Kota Medan dipimpin langsung Ketua Alamsyahruddin Pasaribu, didampingi Sekretaris Kiki Trisna, Bendahara Irfan Sikumbang, dan Wakil Ketua Ari Arsyadi Fattarani. Turut mendampingi, Ketua Dewan Pembina PD GPA Kota Medan yang juga Anggota DPRD Sumut, Irham Buana Nasution.
Sementara dari jajaran Pemko Medan, hadir Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Medan.
Rico menekankan bahwa peran pemuda sangat vital dalam pembangunan kota.
“Pembangunan sebuah kota tidak lengkap tanpa peran pemuda. Kami sangat mendukung organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Al Washliyah yang selaras dengan visi pembangunan kami,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kreativitas pemuda dalam mendorong pertumbuhan UMKM.
“Saya ingin produk yang dijual terkurasi sesuai kreativitas anak muda,” tegasnya.
Rico turut mengapresiasi program pelatihan keterampilan yang digagas PD GPA. Menurutnya, hal ini akan membantu pemuda yang memiliki skill untuk terserap di dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.
Ketua PD GPA Kota Medan, Alamsyahruddin, menjelaskan bahwa organisasinya tengah merancang program penguatan peran pemuda melalui pelatihan teknis, kewirausahaan, dan pendampingan UMKM.
“Kami fokus pada pengembangan UMKM dan keterampilan pemuda agar mereka mampu berkontribusi di dunia kerja dan usaha,” jelasnya.
Kerjasama antara Pemko Medan dan PD GPA diharapkan mampu menciptakan generasi pemuda terampil, mandiri, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan kota. Sinergi ini juga sejalan dengan upaya Pemko Medan mengurangi angka pengangguran serta memperkuat pertumbuhan UMKM.




