Scroll Untuk Baca Artikel
Daerah

Seorang Nenek Ditemukan Dalam Keadaan Tidak Bergerak Didalam Sumur

×

Seorang Nenek Ditemukan Dalam Keadaan Tidak Bergerak Didalam Sumur

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Personil Polsek Grati saat mengevakuasi korban. 

Pasuruan I TambunPos.clm
Ngadiah (64) warga Lingkungan Krikilan RT:001/RW:007, Kelurahan Gratitunon Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa didalam sumur pada Minggu (05/10/2025) sekira pukul 22.00 WIB.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Adapun kronologi kejadian, dimana pada hari Minggu tanggal 06 Oktober 2025, sekitar jam 18.15 wib, Sdri. RUHAINA (anak kandung korban) bersama suami bernama MUSTOFA hendak berangkat acara kondangan mampir ke rumah korban dan sempat melihat sdr. ALFAN (cucu korban) bersama istrinya sedang mencuci sepeda motor, sedangkan korban masih Sholat.

Lalu Sdri. RUHAINA berangkat ke acara kondangan dan sekitar jam 21.30 wib, pulang dan saat dalam perjalanan lewat depan rumah korban, Sdri. RUHAINA melihat lampu ruang tamu rmh korban masih menyala dan selambu keadaan terbuka, padahal biasanya pukul 20.00 wib lampu ruang tamu padam, selambu dalam keadaan tertutup.

Karena merasa curiga kemudian Sdri. RUHAINA masuk kedalam rumah korban ternyata pintu rumah dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci, dikarenakan penasaran Sdri. RUHAINA berusaha mencari kedalam rumah, namun korban tidak ada didalam rumah, sementara sdr. ALFAN bersama istrinya juga tidak ada di rumah korban

Setelah itu Sdri. RUHAINA menjemput suami dengan maksud untuk membantu melakukan pencarian, lalu bertanya kepada ketetangga sekitar rumah korban hingga mendapatkan informasi dari tetangga bernama MN jika sekitar jam 18.30 wib mendengar suara tangisan korban, saat MN bertanya kepada sdr. Alfan dijawab jika tidak ada apa-apa, tidak lama kemudian MN mendengar suara “GREBEK” dari arah sekitar sumur rumah korban.

Dengan adanya informasi tersebut lalu Sdr. MUSTOFA mengecek kedalam sumur rumah korban dan ternyata didapati bahwa korban posisi tidak bergerak berada di dalam sumur kurang lebih kedalaman 15 meter yang mana bibir sumur tertutup oleh pagar kayu dan diatasnya terdapat tumpukan bak plastik dan timba plastik dan diruangan dapur dan sekitar sumur terdapat bercak darah.

Mengetahui hal tersebut warga sekitar memberitahukan kepada pihak Kepolisian, lalu dilakukan proses evakuasi korban dari sumur rumah korban oleh Damkar Kab. Pasuruan dan pada jam 03.30 wib korban di bawa ke RSUD Soedarsono Kota Pasuruan.

Saat ini proses penyelidikan masih dilakukan oleh pihak Kepolisian dengan cara melakukan pemeriksaan di TKP ( Tempat kejadian Perkara) dan beberapa orang saksi.
(TP)