Scroll Untuk Baca Artikel
DaerahKabupaten Grobogan Jawa Tengah

(KPH) Purwodadi Melakukan Penghijauan Hutan Penanaman Berada di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jangglengan

×

(KPH) Purwodadi Melakukan Penghijauan Hutan Penanaman Berada di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jangglengan

Sebarkan artikel ini

Foto : (KPH) Purwodadi melaksanakan kegiatan penanaman

Grobogan – Tambunpos.com | Perhutani Purwodadi Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelestarian hutan dan mendukung keberlanjutan ekosistem hijau, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodad kembali melaksanakan kegiatan penanama di kawasan hutan. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Petak 86 B-1, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jangglengan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatipohon, pada Rabu (05/11/2025).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Penanaman dilakukan oleh jajaran BKPH Jatipohon bersama para pesanggem Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Makmur. Adapun luas lahan yang ditanami mencapai 6,4 hektare dengan jenis tanaman pokok Jati Steck Pucuk (SP) dan tanaman pengisi Jambu Mete, yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan.

Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari upaya Perhutani untuk

memastikan kawasan hutan tetap produktif dan lestari.

“Kami terus berkomitmen untuk menghijaukan kawasan hutan di seluruh wilayah kerja KPH Purwodadi. Penanaman ini tidak hanya bertujuan menjaga tutupan lahan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.

Kejaksaan Negeri Kabanjahe Fasilitasi Mahasiswa Universitas HKBP Nomensen ke Rutan Kabanjahe

Sementara itu, Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman kali ini telah direncanakan secara matang, baik dari segi teknis maupun pelibatan masyarakat.

“Kami melibatkan langsung para pesanggem dalam kegiatan ini agar mereka merasa memiliki dan turut menjaga tanaman yang ditanam. Jenis Jati Steck Pucuk dipilih karena unggul dalam pertumbuhan dan kualitas kayu, sedangkan Jambu Mete sebagai tanaman pengisi memiliki nilai ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat dalam jangka pendek,” tuturnya.

Salah satu pesanggem, Slamet, warga Desa Jangglengan, mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan penanaman tersebut.

“Kami bangga bisa ikut menanam dan merawat hutan. Selain membantu menjaga lingkungan, kami juga berharap dapat ikut menjaga kelestarian hutan demi anak cucu,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Melalui kegiatan penanaman ini, Perhutani berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga hutan tidak hanya menjadi sumber kehidupan ekologis, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. (Komp-PHT/Pwd/Aris)

(HR/TP)