Scroll Untuk Baca Artikel
DaerahHukum dan Kriminal

Pgs Pimpinan Cabang BRI Tanjungbalai Menutupi Skandal Kur Fiktif dan Pelelangan Bodong

×

Pgs Pimpinan Cabang BRI Tanjungbalai Menutupi Skandal Kur Fiktif dan Pelelangan Bodong

Sebarkan artikel ini
Arief selaku Pgs Pimpinan Cabang BRI Tanjungbalai. 11/11~(Sumber: TambunPos.com)

Tanjungbalai | TambunPos.com — Sejumlah permasalahan yang ada di bank BRI Cabang Tanjungbalai mencuat ke publik. Kini, mendapat sorotan publik mulai dari dugaan pencairan kredit usaha rakyat (KUR) fiktif dan pelelangan objek tanah dan sertifikat bodong. Tindakan terebut berpotensi merugikan negara. Selasa (11/11/25).

Skandal kasus kur fiktif dan pelelangan sertifikat bodong merupakan pelanggaran serius terhadap perinsip perbank kan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Berdasarkan laporan yang diterima TambunPos.com dilapangan, banyak unit – unit di wilayah kerja bri cabang tanjungbalai bermasalah atau melakukan fraud sehingga tim spesial audit (SA) dari BRI kantor wilayah (kanwil) medan diterjunkan ke tanjungbalai.

Dari amatan TambunPos.com dilapangan pada senin (10/11/25) siang, tampak tim internal Kannins BRI Kanwil Medan berada di BRI cabang tanjungbalai.

Selain itu, beberapa kepala unit dan mantri dibawah wilayah kerja bri cabang tanjungbalai yang diduga bermasalah juga terlihat hadir. Kuat dugaan kehadiran mereka untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam atas dugaan kredit kur fiktif.

Mengetahui itu TambunPos.com mencoba konfirmasi Pgs pimpinan cabang (pinca) bri tanjungbalai, Arief namun ia menolak memberikan tanggapan terkait fraud di wilayah kerja bri cabang tanjungbalai.

“Saya tidak bersedia memberikan tanggapan, kalau mau silahkan datang langsung ke kantor.”ucapnya.

Upaya konfirmasi terus dilakukan kepada arief, saat awak media berada dikantor bri cabang tanjungbalai, arief mengatakan ia sedang di luar melakukan kunjungan ke rumah nasabah.

Menariknya, saat awak media masuk ke kantor bri cabang tanjungbalai, salah satu karyawan mengatakan pinca sedang berada di ruangan. Lantas, mempersilahkan awak media langsung masuk ke ruangan. Diruangan itu, tampak seorang pria berkepala plontos yang disebut sebagai pgs pinca bri tanjungbalai bernama arief berada di ruangan tertunduk malu begitu melihat awak media.

Pgs Pimpinan Cabag BRI Tanjungbalai
Seorang pria berkepala “plontos” tertunduk lesu diduga Arief selaku Pgs PINCA BRI Tanjungbalai. 11/11~(Sumber: TambunPos.com)

Kuat dugaan pgs pinca bri tanjungbalai, arief mencoba menutup – nutupi skandal fraud di wilayah kerjanya kepada awak media.

BACA JUGA: Terkuak ! Diduga Bermain Kredit Fiktif Mantri Lapangan BRI Unit Veteran Kabur, Diduga Atas Arahan Internal

Perlu kita ketahui bersama, saat ini beberapa kepala unit dan mantri yang tersandung skandal pelelangan objek tanah dan sertifikat bodong serta pencairan kur fiktif yang berpotensi merugikan negara mencapai puluhan miliar sedang dalam penyelidikkan mendalam oleh Kannins kanwil medan dan kejaksaan negeri tanjungbalai.

Diketahui beberapa orang yang tersandung permasalahan kur fiktif diduga kabur yakni mantri bank bri veteran bernama johan hutabarat. Sebelum menjadi mantri di bri veteran diketahui johan sebagai mantri bri aek songsongan.

BACA JUGA: Dugaan Kecurangan di BRI Aek Songsongan Hingga Veteran, Mantan Mantri Johan Hutabarat Diduga Gelapkan Dana Rp6 Miliar

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa praktik penyimpangan ini telah berlangsung sejak tahun 2023. Kasus bermula saat Johan Hutabarat, mantri BRI Unit Aek Songsongan, diduga terlibat dalam penyaluran kredit fiktif dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp6 miliar.

Setelah Johan dimutasi ke BRI Unit Veteran pada 2024, modus serupa dikabarkan kembali terjadi dengan pola yang lebih rapi.

Fraud tersebut dibawah manager bisnis mikro (MBM) bri cabang tanjungbalai petty siregar dan saat ini dibawah MBM, daman nuri harahap.

Kini, publik mempertanyakan ke mana aliran dana hasil dugaan praktik curang tersebut serta siapa saja pihak internal yang turut terlibat.

(RD|TP)