Scroll Untuk Baca Artikel
Daerah

190 Personil Dalam Operasi Keselamatan Progo 2026, Waka Polres: Komitmen Tekankan Disiplin Berlalu Lintas

×

190 Personil Dalam Operasi Keselamatan Progo 2026, Waka Polres: Komitmen Tekankan Disiplin Berlalu Lintas

Sebarkan artikel ini

GUNUNGKIDUL (DIY) I TambunPos.com – ‎Guna meningkatkan keselamatan, kedisiplinan serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, Polres Gunungkidul resmi menggelar Operasi Keselamatan Progo 2026. Kegiatan tersebut digelar di halaman Mapolres Gunungkidul dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Gunungkidul, Kompol Sumanto, pada Senin (02/02/2026) pagi.


‎Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan akhir personel maupun sarana dan prasarana pendukung, guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal dan tepat sasaran sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

‎“Apel ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam mendukung Operasi Keselamatan Progo 2026, baik dari sisi personel maupun perlengkapan pendukung lainnya,” ujar Kompol Sumanto dalam amanatnya.

‎Operasi Keselamatan Progo 2026 dinilai sangat penting mengingat masih tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data evaluasi Polda DIY sepanjang tahun 2025, tercatat 126.154 pelanggaran lalu lintas dan 85.568 kasus kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 457 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

‎“Angka ini menjadi perhatian serius kita semua. Oleh karena itu, operasi ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas,” jelasnya.

‎Dalam pelaksanaannya, Polres Gunungkidul mengerahkan sebanyak 190 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, Kodim 0730/Gunungkidul, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP. Operasi akan difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan serta lokasi yang kerap terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

‎Adapun pola pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 dibagi menjadi tiga strategi utama, yakni kegiatan preemtif sebesar 40 persen melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, kegiatan preventif sebesar 40 persen dengan patroli dan penjagaan di lokasi rawan, serta penegakan hukum sebesar 20 persen melalui tilang elektronik (ETLE) maupun pemberian teguran tertulis secara humanis.

‎Menutup arahannya, Kompol Sumanto menyampaikan pesan Kapolda DIY agar seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.

‎“Laksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Jadikan operasi ini sebagai sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.

‎Melalui Operasi Keselamatan Progo 2026 ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga mampu menekan angka kecelakaan serta fatalitas di jalan raya. Disiplin berlalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi hukum, namun demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

(Her/TP)