Scroll Untuk Baca Artikel
BLORADaerah

Pengiriman Perdana Minyak Soko Ke Pertamina, Momen Bersejarah & Harapan Baru 

×

Pengiriman Perdana Minyak Soko Ke Pertamina, Momen Bersejarah & Harapan Baru 

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Ketua Paguyuban Soko, Mardi Atau Yang Akrab Disapa Pak Tuwo

BLORA | TAMBUNPOS.COM – Sebuah Langkah bersejarah dan penuh kebanggaan baru saja terukir. Bagi Mataram Connection Nusantara (MCN), hari ini bukan sekadar hari berjalannya aktivitas kerja biasa, melainkan momen penting hasil dari kerja keras, kesiapan, dan sinergi yang terjalin kuat. Pasalnya, MCN secara resmi telah melaksanakan pengiriman perdana minyak mentah yang bersumber dari wilayah kerja di Soko, menuju fasilitas Pertamina MOS Menggung.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pengiriman pertama ini memiliki makna yang sangat dalam. Kegiatan ini tidak hanya ditafsirkan sebagai operasi distribusi hasil bumi semata, melainkan menjadi bukti nyata keterlibatan langsung dalam mendukung kelancaran rantai pasok sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional Indonesia.

Lebih dari itu, keberhasilan awal ini sekaligus membuka gerbang harapan baru yang sangat dinanti, yaitu peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasi.

Pada perjalanan perdananya yang bersejarah tersebut, MCN menurunkan satu unit armada truk tangki dengan daya muat mencapai 5.000 liter.

Baca juga : Pemkab Deli Serdang dan KOJIRA Kolaborasi Perkuat Gerakan Kebersihan Lingkungan

Kualitas isi yang dibawa pun dipastikan berada dalam kondisi terbaik dan sangat memuaskan, serta telah lolos verifikasi standar industri yang berlaku ketat.

Ketua Paguyuban Soko, Mardi atau yang akrab disapa Pak Tuwo, menjelaskan secara rinci mengenai mutu minyak yang disalurkan tersebut, Kamis (21/5/2026).

“Hasil pemeriksaan melalui uji laboratorium menunjukkan angka BS and W tercatat sebesar 0,5. Angka ini masih sangat layak dan berada tepat di dalam batas toleransi maksimal standar yang telah ditetapkan,” ungkap Pak Tuwo.

Ia pun melengkapi penjelasan teknis tersebut agar dapat dipahami maknanya oleh semua pihak. “BS and W atau kepanjangannya Basic Sediment and Water, adalah istilah dunia perminyakan untuk menyatakan persentase kandungan endapan kotoran dan air yang tercampur di dalam minyak mentah.

Nilai ini sangat penting menjadi penentu kualitas sebelum didistribusikan atau diolah. Prinsipnya, semakin rendah angkanya, semakin bagus mutu minyaknya. Artinya kandungan pengotor dan airnya sangat sedikit, sesuai standar baku yang baik,” tambahnya lagi.

Menurut Pak Tuwo, angka yang memuaskan tersebut bukan kebetulan semata, melainkan bukti nyata bahwa proses produksi di lapangan berjalan dengan pengelolaan yang rapi, hasil yang berkualitas, serta kesiapan penuh dari tim MCN untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas.

Suasana di lokasi keberangkatan pagi itu terasa sangat istimewa. Terlihat semangat yang menggebu, perasaan haru, dan kebanggaan yang meluap-luap. Warga Desa Soko tampak berbondong-bondong hadir, antusias, dan dengan sukacita menyambut serta melepas kepergian armada pembawa hasil bumi dari tanah kelahiran mereka.

Dukungan penuh dan kehadiran langsung dari masyarakat serta jajaran Paguyuban Soko ini menjadi cerminan jelas bahwa terjalin ikatan batin yang erat, harmonis, dan kemitraan yang saling menguntungkan antara pihak perusahaan dengan warga sekitar.

“Kehadiran warga di sini menjadi simbol yang sangat kuat. Ini menegaskan bahwa keberhasilan dan kebanggaan hari ini bukanlah milik perusahaan saja, melainkan milik bersama, milik seluruh masyarakat Desa Soko,” tegas Pak Tuwo dengan penuh optimisme.

Baca juga : Belum Kantongi Izin Dasar, Pemkab Karo Segel Aktivitas PT Kabanjahe Agro Plantations Indonesia

Langkah awal yang sukses ini diharapkan menjadi pemantik yang menyalakan roda perekonomian di daerah tersebut. Berbagai peluang baru di bidang usaha maupun lapangan kerja perlahan mulai terbuka lebar bagi warga.

Di sisi lain, MCN kembali menegaskan janji dan komitmennya: senantiasa menjalankan seluruh operasional dengan prinsip keselamatan utama, menjaga standar kualitas tertinggi, serta memastikan bahwa manfaat ekonomi yang ada dapat dirasakan dampak positifnya oleh daerah dan warga.

“Dengan resmi berjalannya pengiriman perdana ini, kami di MCN merasa semakin optimis untuk terus tumbuh dan berkembang. Kami bangga bisa menjadi bagian penting dalam menyokong ketahanan energi nasional, yang berawal dari potensi besar wilayah Soko untuk Indonesia,” tandas Pak Tuwo mengakhiri penjelasannya.

(HR/TP)