TERCUT SEI TUAN – Kabupaten Deli Serdang berhasil melampaui sejumlah target pelayanan Keluarga Berencana (KB) dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang diperingati di Lapangan Bola Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (27/6/2026).
Target pelayanan Metode Operasi Wanita (MOW) yang ditetapkan sebanyak 200 akseptor berhasil dilampaui dengan capaian 246 akseptor. Sementara target pelayanan Metode Operasi Pria (MOP) sebanyak 120 akseptor juga berhasil tercapai.
Selain itu, pelayanan kontrasepsi lainnya turut mencatat capaian positif, meliputi IUD sebanyak 196 akseptor, implan 129 akseptor, suntik 212 akseptor, dan pil 230 akseptor. Secara keseluruhan, target pelayanan KB yang ditetapkan pemerintah pusat sebanyak 4.665 akseptor berhasil dilampaui.
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, yang ahdir bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan dan Staf Ahli I TP PKK Kabupaten, Ny Asniar Lom Lom Suwondo serta jajaran perangkat daerah, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kuatnya komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Kita harus menjaga agar Deli Serdang tetap berada pada koridornya untuk membangun daerah, menyejahterakan masyarakat, dan menjadi pilar utama bagi seluruh masyarakat. Berbagai inovasi yang kita lakukan merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Aci, sapaan akrab Bupati, Deli Serdang selama ini terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi pelayanan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai terobosan yang telah dilakukan, seperti penyediaan mobil IVA Test dan mobil PAS CEPAT yang menghadirkan pelayanan foto rontgen.
“Ini semuanya bisa bergerak beriringan dengan dukungan seluruh pegawai terkait. Bahkan untuk Sumatera Utara baru Deli Serdang yang punya inovasi pelayanan tersebut,” katanya.
Berbagai program yang dilahirkan diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.
Pada kesempatan itu, Ia juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan stunting sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Salah satunya melalui dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok rentan dan berisiko melahirkan anak stunting.
“Kita berharap Deli Serdang dapat menjadi salah satu fondasi dan pendukung menuju Indonesia Emas 2045. Jika persoalan stunting dapat kita cegah sejak dini, maka kita sedang menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan,” katanya.
Di hadapan Kepala BKKBN Sumut, Bupati juga meminta Tim Pendamping Keluarga (TPK) agar terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, serta instansi terkait lainnya. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat penting agar program pemerintah pusat maupun daerah dapat terpantau dan terlaksana dengan baik hingga tingkat keluarga.
Ia berharap peringatan Harganas ke-33 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan mempercepat pembangunan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Deli Serdang.
“Jadikan Harganas ini sebagai tonggak awal untuk bekerja lebih baik lagi. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan Deli Serdang yang sehat sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Deli Serdang, dr Alfian Zunaidi, melaporkan target pelayanan MOW (Metode Operasi Wanita) yang ditetapkan pemerintah pusat hanya 31 akseptor. Namun, Bupati DEli Eerdang menambah capaian target yang harus dilakukan.
“Sesuai arahan Bapak Bupati agar capaian Deli Serdang mencapai 200 akseptor, Alhamdulillah hingga hari ini telah tercapai 246 akseptor, sehingga melampaui target yang ditetapkan. Begitupun dengan MOP, target nasional 120 akseptor namun hingga kemarin telah tercapai 100 akseptor, dan hari ini langsung dilakukan pelayanan terhadap 20 akseptor di Puskesmas sehingga target MOP telah tercapai,” terangnya.
(Nuar/TP)




