Gunungkidul I TambunPos.com – Seorang anggota DPRD Gunungkidul berinisial ISP dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi sorotan publik. ISR diduga tidak pernah masuk kantor DPRD dalam kurun waktu yang cukup lama dan tidak memenuhi panggilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB meskipun telah dipanggil berulang kali.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber internal menyebutkan bahwa ketidakhadiran ISR telah lama dikeluhkan, baik oleh rekan sesama anggota dewan maupun oleh struktur partai. Kondisi ini dinilai mengganggu kinerja lembaga legislatif serta mencederai kepercayaan publik yang telah memberikan mandat melalui pemilu.
Tidak hanya soal kedisiplinan, ISR juga diduga terlibat dalam kasus penipuan dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Beberapa pihak yang mengaku sebagai korban menyatakan telah menyerahkan uang kepada ISR dengan janji tertentu, namun hingga kini janji tersebut tidak pernah terealisasi. Para korban mengaku mengalami kerugian finansial yang signifikan dan merasa dirugikan secara moral.
DPC PKB Gunungkidul dikabarkan telah memanggil ISR untuk dimintai klarifikasi terkait dua persoalan tersebut—absensi sebagai wakil rakyat dan dugaan penipuan. Namun hingga berita ini diturunkan, ISR disebut tidak pernah hadir memenuhi panggilan resmi partai.
Pengamat politik lokal menilai kasus ini serius dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.
“Jika benar seorang anggota DPRD tidak menjalankan tugasnya dan tersangkut dugaan penipuan, maka partai dan lembaga DPRD harus bersikap tegas. Ini menyangkut integritas institusi dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari ISR terkait berbagai tudingan tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi yang bersangkutan untuk mendapatkan klarifikasi dan akan memuat hak jawab sesuai dengan prinsip jurnalistik yang berimbang.
Masyarakat Gunungkidul berharap kasus ini dapat ditangani secara transparan dan akuntabel, serta menjadi pelajaran penting agar wakil rakyat benar-benar menjalankan amanah yang telah diberikan.
(Her/TP)




