Asahan-Tambunpos.com
Dengan pemenang berkontrak kode paket 6476407 nama paket (Pembangunan Jaringan Lampu Taman Median Jalan Cokroaminoto Kisaran) pada rencana umum pengadaan dengan kode RUP 45580040 sumber dana APBD P tahun 2023 senilai Rp. 199.880.000.00,- dimulai pembuatan 28 November 2023 tender sudah selesai oleh satuan kerja di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan.
Diduga Rahmat Hidayat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan terindikasi korupsi terkait proyek pembangunan jaringan lampu taman median jalan cokroaminoto yang bernilai 199 juta lebih karena belum ada 3 bulan lampu -lampu di dapati ada 4 buah yang mati diduga dengan uang 199 juta lebih bahan material tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB).
Dikonfirmasi, Senin, (05/02/2024), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rahmat Hidayat melalui Sekretaris Doni Barus mengatakan bahwasanya benar proyek tersebut dikerjakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan dan masih tahap perawatan selama 6 bulan oleh pemborong.
” Ditotalkan ada sekitar 39 tiang lampu yang berlokasi di depan kantor dinas Perpustakaan Kabupaten Asahan yang sesuai pembiayaan nya Rp. 199.880.000.00,- sesuai dengan pagu anggaran”, ungkapnya.
Lanjutnya, dan kerusakan pun diakibatkan gara-gara bendera partai yang memasang atau menancapkan sesuka-suka hati mereka dan ada 1 tiang lampu yang rusak karena mereka”, pungkasnya.
Terpisah, Dodi Antoni KETUM DPP LSM Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi (Gemmako) Kabupaten Asahan menyampaikan, Sungguh sangat memprihatinkan dengan anggaran 199 juta lebih yang di kerjakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan hanya beberapa bahan besi, lampu dan kabel mencapai ratusan juta, dapat kita lihat dari lokasi didepan kantor Dinas Perpustakaan ada 4 lampu yang tidak berfungsi alias mati diduga barang -barang murah di prioritaskan untuk mengambil keuntungan besar.
” Dan satu hal lagi, belum ada 3 bulan keadaan proyek Pembangunan Jaringan Lampu Taman Median Jalan Cokroaminoto Kisaran sudah tak berguna bukan menjadi indah hanya menjadi ajang menghabiskan anggaran keuangan negara”, ucapnya.
Lanjutnya, diketahui bahwa rincian tersebut dapat kita lihat dilapangan terhitung 39 tiang lampu yang mati ada 4 pada ukuran masing-masing tiang berukuran 3 meter sampai 3 meter tidak perbaiki kita dapat menghitung dengan kasat mata bahwa kita totalkan dilapangan bahan-bahan tersebut diduga hanya menghabiskan dana paling banyak 80 juta bersih sudah termasuk gaji pekerja”, ungkapnya.
Ditambahkan, Kepada Kapolres Asahan, Kejaksaan Negeri Kisaran dan Bupati Asahan saya berharap untuk segera mengevaluasi dan mengecek Rahmat Hidayat selaku kepala dinas lingkungan hidup kabupaten Asahan diduga kuat korupsi”, cetusnya.
Tim/TP




