Scroll Untuk Baca Artikel
DaerahPembangunan

DPRD Lingga Komitmen Kawal Pembangunan 2027, Tekankan Investasi dan Pemerataan Infrastruktur

×

DPRD Lingga Komitmen Kawal Pembangunan 2027, Tekankan Investasi dan Pemerataan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

Ket foto : Ketua DPRD Lingga hadiri Musrenbang 2026, tegaskan prioritas pembangunan dan arah RKPD 2027 fokus ekonomi, SDM, infrastruktur

LINGGA I TambunPos. Com – Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Mayasari S.Sos., M.IP, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lingga Tahun 2027.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Lingga, Rabu (11/2/2026), dan menjadi forum penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun mendatang.

Musrenbang kali ini mengacu pada visi kepala daerah untuk mewujudkan Lingga yang berdaya saing dan sejahtera. Visi tersebut kemudian dijabarkan ke dalam lima fokus besar pembangunan daerah.

Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kedua, peningkatan kualitas infrastruktur yang berkelanjutan. Ketiga, peningkatan perekonomian melalui sektor unggulan. Keempat, pembangunan kebudayaan dan ketahanan sosial. Kelima, tata kelola pemerintahan yang berdaya saing.

Selain itu, visi tersebut juga diperkuat melalui lima program unggulan daerah, yakni peningkatan ekonomi dan investasi, pemberantasan kemiskinan, peningkatan pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan dasar, serta pengarustamaan budaya Melayu dalam pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Mayasari menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Lingga untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mengusung tema pembangunan tahun 2027.

Ia menyampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Lingga Tahun 2027 adalah “Pengembangan pertumbuhan ekonomi berbasis keunggulan daerah, investasi, pemerataan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan tata kelola pemerintahan yang baik serta menjunjung nilai-nilai budaya.” katanya.

Menurutnya, DPRD memiliki peran penting melalui fungsi pengawasan, penganggaran, dan regulasi dalam memastikan arah pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

“DPRD Kabupaten Lingga berkomitmen bersama pemerintah daerah dalam mengusung tema pembangunan daerah Kabupaten Lingga tahun 2027 sesuai dengan peranan dan fungsi DPRD, yaitu pengawasan, penganggaran, dan regulator,” ujar Mayasari.

Lebih lanjut, DPRD memandang perlu untuk kembali menegaskan konsep awal prioritas pembangunan daerah Kabupaten Lingga tahun 2027 yang telah dirumuskan.

Prioritas pertama adalah pengembangan produktivitas ekonomi dengan memanfaatkan sektor unggulan daerah. Kedua, pengembangan pembangunan infrastruktur dasar yang efisien dan efektif guna mendukung berbagai sektor pembangunan.

Ketiga, pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui layanan kesehatan dan pendidikan untuk mendukung pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Keempat, pengembangan pembangunan kebudayaan dan ketahanan sosial dalam mendukung percepatan pemerataan pembangunan.

Kelima, pengembangan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan adaptif.

Terkait lima prioritas tersebut, DPRD Kabupaten Lingga juga berpandangan bahwa masih terdapat sejumlah sektor yang perlu mendapat perhatian serius dan konsisten dari pemerintah daerah, tidak hanya pada tahun 2027 tetapi juga dalam jangka panjang.

percepatan penurunan kemiskinan dan pengangguran, percepatan pencapaian kemandirian desa di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta percepatan pemerataan kualitas infrastruktur wilayah dan sarana ekonomi yang berwawasan lingkungan.

Selain itu, DPRD juga mendorong percepatan pertumbuhan industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM), penerapan prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui layanan kesehatan dan pendidikan.

Musrenbang ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pembangunan antara eksekutif dan legislatif, sekaligus memastikan bahwa pembangunan Kabupaten Lingga ke depan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan berorientasi pada kesejahteraan serta daya saing daerah.(JT/TP)