Scroll Untuk Baca Artikel
Hukum dan KriminalKeagamaan

Tidak Patuhi SE Bupati, Hive Billiard & Lounge Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

×

Tidak Patuhi SE Bupati, Hive Billiard & Lounge Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

Sebarkan artikel ini

Oleh: Rendi Adhiyaksa

Hive Billiard & Lounge
Dokumentasi Tim: Hiburan malam yang seharusnya ditutup saat Ramadhan hingga kini masih tetap beroperasi meski ada surat edaran

Medan | TambunPos.com, Seolah tak tersentuh aturan, Hive Billiard & Lounge di Jalan Aksara tampak begitu berani tetap beroperasi selama bulan suci ramadan 1446 H. Bukan sekadar buka, tempat hiburan ini berdiri megah di samping rumah ibadah, tanpa rasa sungkan meskipun umat Islam tengah melaksanakan shalat tarawih dan tadarusan. Minggu (9/3/25).

Padahal, Kabupaten Deli Serdang sudah mengeluarkan Surat Edaran yang mengatur pembatasan aktivitas tempat hiburan selama di bulan Ramadhan. Namun, nampaknya surat edaran ini hanyalah selembar kertas yang tak bertaji di hadapan pemilik usaha hiburan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hive Billiard & Lounge
Foto: Surat edaran melarang aktivitas hiburan malam beroperasi saat Ramadhan

Baca JugaSah ! Dibulan Suci Ramadhan Perjudian Dadu Putar Resmi Beroperasi di Wilkum Polsek Patumbak, Kapolrestabes Medan Kecolongan

Baca Juga: HOT NEWS!! PT Tun Sewindu Eksploitasi Simpati Publik Berharap Bebas Tanpa Ikut Regulasi, DPRD Deliserdang Buta Data

Masyarakat sekitar sudah resah. Bukannya ikut menghormati bulan suci, tempat ini justru seperti ingin menguji kesabaran warga. Sementara masjid berkumandang dengan lantunan ayat suci, Hive Billiard & Lounge diduga tetap melantunkan irama gemerlapnya.

Ketika dikonfirmasi via WhatsApp, manajemen Hive Billiard & Lounge memilih bungkam. Mungkin mereka terlalu sibuk menghitung keuntungan daripada menjawab pertanyaan wartawan. Sementara itu, pihak Satpol PP Deli Serdang masih sibuk dengan koordinasi yang entah sampai kapan berujung tindakan nyata.

“Hari Senin kita monitor, bro,” kata salah satu petugas, seolah waktu berjalan begitu lambat saat menyangkut penertiban tempat hiburan. Entah nanti benar-benar dimonitor, atau hanya sekadar janji yang hilang tertiup angin malam.

Masyarakat berharap Forkopimda Kabupaten Deli Serdang, melalui Satpol PP, tak hanya sekadar ‘monitoring’, tetapi juga menindak tegas jika benar terjadi pelanggaran. Jika tidak, jangan heran jika ke depan, tempat hiburan malam tak lagi takut dengan aturan—karena mereka tahu, aturan hanya untuk mereka yang patuh, bukan untuk mereka yang berani membayar harga pelanggaran.

(Red/Ist)