Scroll Untuk Baca Artikel
Daerah

Kasus Penganiayaan Secara Berulang Terhadap Korban Tapian Nauli Polres Simalungun Panggil Para Tersangka

×

Kasus Penganiayaan Secara Berulang Terhadap Korban Tapian Nauli Polres Simalungun Panggil Para Tersangka

Sebarkan artikel ini
Foto: Surat Pemanggilan daei Reserse Kriminal Polres Simalungun

Simalungun | TambunPos.com — Kasus penganiyaan secara berulang di Kabupaten Simalungun berbuntut panjang. Akhirnya, tujuh laporan korban yang tadinya sempat mandek, kini kembali ditindaklanjuti oleh reskrim Polres Simalungun diduga buntut dari laporan korban ke Propam Polda Sumut, Jumat (9/5/2024).

Korban penganiyaan, Tapian Nauli Malau, melalui kuasa hukumnya, Galaxy M Sagala SH yang mendesak Kabid Propam Polda Sumut segera memeriksa Kasat Reskrim dan Kapolres Simalungun, yang dinilai lamban menangani kasus yang menimpah kliennya secara berulang itu, kini kembali digelar.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sejak tahun 2021, laporan kliennya tidak ditindaklanjuti. Sementara penganiyaan itu terjadi secara berulang, hingga tujuh kali dengan melibatkan banyak orang yang kini kembali dipanggil oleh Polres Simalungun.

Adapun orang-orang terduga pelaku yang kembali dipanggil Polres Simalungun dalam kasus melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap barang yang terjadi pada hari Senin 28 Oktober 2024 lalu, diantaranya Jonar Girsang, Boru Bahma Sinaga, Santiaman Girsang, dan Jaya Tondang.

Diberitakan sebelumnya, Tapian Nauli Malau, warga Desa Pertibi Tembe, Kecamatan Merek, Kabupaten Tanah Karo, meski sejak tahun 2021 sudah tujuh kali membuat laporan, namun hingga kini para pelaku termasuk Lidos Girsang belum juga dilakukan penahanan oleh Polres Simalungun.

Galaxy menyebut sebegitu lamanya, hanya satu laporan yang naik kepersidangan dengan satu terdakwa. Sedangkan pelaku lainnya pada perkara yang sama masih bebas berkeliaran.

Galaxy menjelaskan, lokasi peristiwa yang tergolong sadis itu terjadi di Dusun Happoan, Desa Naga Meriah, Kecamatan Pematang Silimakuta Dolok, Kabupaten Simalungun.

(M /Tim)