Foto : Rumah yang terbakar di Desa Tanjung sari
Deli Serdang | TambunPos.com
Saat kecil menjadi kawan dan bila besar menjadi lawan atau api alias Si jago merah kembali mengamuk dan melahap satu unit rumah permanen milik Warga di Dusun IIX A. Cemara III, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang pada Selasa pagi, 22 April 2025, sekitar pukul 08.30 WIB.
Peristiwa bermula saat salah satu tetangga melaporkan kepulan asap dan api dari rumah korban kepada Kepala Dusun. Kepala Dusun yang langsung mendatangi lokasi kemudian menghubungi Pemerintah Desa untuk diteruskan ke pihak Kecamatan Batang Kuis, guna menurunkan Tim Pemadam Kebakaran dari Pos Kantor Camat Batang Kuis dan dibantu Tim Pemadam Kebakaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang.
Sambil menunggu Petugas Pemadam Kebakaran kebakaran tiba, warga masyarakat sekitar dibantu Kepala Dusun melakukan pertolongan awal untuk mencegah api menjalar lebih luas. Api berhasil dipadamkan setelah Tim Pemadam Kebakaran dari Pos Kantor Camat Batang Kuis dan dibantu Tim Pemadam Kebakaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang turun ke lokasi dan melakukan penanganan.
Turut hadir di lokasi, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Batang Kuis, Beny H. Tambunan, S.STP., M.AP., Sekretaris Desa Tanjung Sari, Fahmi Yusuf, Babinkamtibmas, Aiptu. Nokman Dalimunthe, Babinsa, Serda Susanto, dan Perangkat Desa Tanjung Sari, serta warga masyarakat sekitar yang turut membantu proses pemadaman kebakaran.
Rumah tersebut diketahui milik Pasangan Suami Istri (Pasutri), M. Hamzah (35 tahun), Buruh Harian Lepas (BHL), Sri Wulandari (40 tahun), dan Ibu Rumah Tangga (IRT). Keduanya bersyukur tidak mengalami luka, namun seluruh isi rumah nyaris ludes dilahap api si jago merah.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polsek Batang Kuis. Sementara itu, Pemerintah Desa Tanjung Sari dan Kecamatan Batang Kuis memberikan bantuan sembako sebagai bentuk pertolongan pertama kepada keluarga yang terdampak musibah kebakaran. Situasi pasca kebakaran dinyatakan aman dan kondusif.
Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp. 50 Juta.
(R15/Tim)




