Scroll Untuk Baca Artikel
Uncategorized

Ken Zeroo : Kamu Dugem di Mana…Medan…Mana Main…Vegas Bistro Lah di Kisaran

×

Ken Zeroo : Kamu Dugem di Mana…Medan…Mana Main…Vegas Bistro Lah di Kisaran

Sebarkan artikel ini

Asahan/Tambunpos.com

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bupati Asahan H. Surya,Bsc bersama Wakil Bupati Asahan,Kapolres Asahan,Dandim 0208 Asahan,Kejati Asahan,Kepala Pengadilan Negeri Asahan dan Seluruh Forkopimda Kabupaten Asahan pada saat acara peletakan batu pertama pembangunan menara pandang di area Mesjid Agung H.Ahmad Bakrie Kisaran mendeklarasikan menolak peredaran narkoba dan perjudian.

Deklarasi yang di gemingkan itu kedengarannya aneh,kenapa cuma peredaran narkoba dan perjudian yang di tolak tapi tempat-tempat maksiat seperti Vegas Bistro dan Distrik Spa yang berada di Komplek Graha Indah Kisaran tidak ditolak.

Sepertinya Vegas Bistro ada yang melindunginya sebab mereka sudah berani terang-terangan mengatakan Vegas tempat dugem seperti di akun tik tok Ken Zeroo “kalian dugem dimana…Medan….mana main…Vegas la di kisaran”.

Ketua DPP TUMPAS Toni “Ciek” Chaniago dan Ketua DPP GARI Hasbi Siregar mengatakan visi misi Bupati Asahan “Asahan Religius dan Berkarakter” hanya omongan belaka nyatanya jauh panggang dari api.

Dalam pantauan kami,Sabtu 15/07/2023 sekira jam 00.30 wib ketika berada di komplek graha indah kisara kami melihat kerumunan anak muda yang ingin masuk ke dalam Vegas Bistro,seorang anak perempuan sebut saja Melati yang kami tanyai lagi apa disini dek “kami mau dugem bang karena Vegas mendatangkan DJ Toni Roy”. Melati yang usianya baru 16 tahun dan duduk di bangku SMA sudah mengenal dunia malam bagaimana masa depan anak ini nanti.

Ketua DPP GARI mengatakan mau jadi apa anak-anak muda ini,semenjak adanya Vegas Bistro di kota kisaran kehidupan anak-anak muda di kabupaten Asahan tidak lagi karuan baik yang tinggal di kampung maupun di kota.

Toni “ciek” Chaniago Ketua DPP TUMPAS menduga sepertinya Bupati Asahan melindungi kegiatan di komplek graha indah kisaran yang kami sebut “Nerakanya Kota Kisaran” karena disana tempat Judi,Spa plus-plus dan tempat Dugem ,tutupnya sampai menjelang subuh dan ini sudah melanggar Perda yang di tetapkan oleh Pemkab Asahan padahal lokasinya tidak jauh dari Masjid Agung Kisaran,Rumah Dinas/Kantor Bupati Asahan, MaKodim 0208/AS dan Mapolres Asahan.

Orang luar yang punya usaha dan dapat keuntungan,anak dan keluarga kami yang hancur” dimana hati nurani anda Bapak Bupati Asahan H. Surya,Bsc,ucap Ketu

(Amin Harahap/TP)