Scroll Untuk Baca Artikel
DaerahHukum dan Kriminal

Ketua MARGASU Deli Serdang: DPRD Diduga Berpihak ke Mafia Tanah, RDP Berulang Hanya Formalitas!

×

Ketua MARGASU Deli Serdang: DPRD Diduga Berpihak ke Mafia Tanah, RDP Berulang Hanya Formalitas!

Sebarkan artikel ini
Foto: Ahmad Tua Saragih Ketua Masyarakat Garuda Sumatra Utara (MARGASU) Kabupaten Deli Serdang

Deli Serdang | TambunPos.com, Ketua Masyarakat Garuda Sumatra Utara (MARGASU) Kabupaten Deli Serdang, Ahmad Tua Saragih, melontarkan kritik pedas terhadap kinerja DPRD Deli Serdang yang dinilai lamban dan tidak tegas dalam menangani kasus pagar hutan lindung di Desa Regemuk, Kecamatan Pantai Labu. Sabtu (8/3/25).

Menurutnya, meski telah berkali-kali digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan dilakukan tinjauan ke lokasi, hasilnya tetap nihil. DPRD Deliserdang justru terkesan berpihak kepada mafia tanah, sementara rakyat terus menjadi korban ketidakadilan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“RDP sudah berulang kali digelar hanya formalitas, anggota dewan juga sudah berkali-kali turun ke lapangan, tapi mana hasilnya nihil? Kasus ini masih terus bergulir dan tak ada kepastian, dan lahan yang seharusnya dilindungi masih dikuasai oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.”tegas Ahmad Tua Saragih.

Ia menambahkan bahwa penguasaan dan alih fungsi lahan hutan lindung oleh PT TUN Sewindu semakin memperparah kerusakan lingkungan dan mengancam kehidupan masyarakat sekitar akibat abrasi. Namun, hingga kini, DPRD dan stakeholder kabupaten deliserdang tidak menunjukkan langkah konkret untuk menertibkan perusahaan tersebut.

DPRD Diduga Hanya Bermain Retorika

Ahmad Tua Saragih juga menyoroti lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh DPRD Deliserdang. Menurutnya, rapat dan tinjauan lapangan yang dilakukan DPRD hanya sekadar formalitas tanpa ada hasil nyata.

“Kalau memang DPRD serius, seharusnya mereka sudah menekan aparat dan instansi terkait untuk segera bertindak. Tapi kenyataannya, mereka (DPRD) seakan hanya mempunyai kapasitas untuk RDP dan tinjau ke lapangan, Ini menunjukkan bahwa mereka tidak punya keberanian untuk menghadapi mafia tanah,” lanjutnya.

Ketua DPRD Deli Serdang Disorot

Kritik juga diarahkan kepada Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri, yang dinilai gagal mengambil tindakan tegas. Ahmad Tua Saragih menilai bahwa kepemimpinan DPRD saat ini lebih banyak berorientasi pada pencitraan dibandingkan penyelesaian masalah nyata yang dihadapi masyarakat.

“Kami melihat DPRD Deliserdang hari ini hanya sekadar berfoto untuk laporan, bukan bekerja untuk rakyat. Padahal isu lingkungan seperti ini seharusnya menjadi prioritas utama mereka. Kalau DPRD tetap diam, maka mereka harus siap dicap sebagai bagian dari mafia tanah itu sendiri!” ujar Ahmad Tua Saragih dengan nada keras.

MARGASU Deli Serdang menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini dan mendesak DPRD Deliserdang untuk segera mengambil tindakan nyata. Jika tidak, mereka siap menggalang dukungan dari masyarakat untuk menuntut pertanggungjawaban wakil rakyat yang dianggap tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

“DPRD harus menunjukkan keberpihakan pada rakyat! Jika tetap diam, maka mereka tidak lebih dari boneka dan badut untuk kepentingan segelintir elite!” pungkasnya.

(RD | TP)