Deli Serdang | TambunPos.com
Rumah sakit umum Amri Tambunan Diduga lakukan praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) terhadap pagu anggaran Penyedia yang berjumlah sangat fantastis. Sabtu, (17/2/23)
Temuan yang di dapat dari website negara Bernama “Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup)” memakan anggaran mendapai Rp.3.355.000.000.
Saat Crew TambunPos.com lakukan investigasi ke rumah sakit tersebut terdapat ± 70 Orang pegawai keamanan dan kebersihan.
Saat di mintai keterangan salah satu pegawai kebersihan berinisial M mengatakan “ Lumayan banyak lah bang pegawai disini. Gaji kami UMR lah bang”. jelasnya.
Jika di kalkulasi pengeluaran untuk UMR, maka setiap tahun pihak rumah sakit hanya mengeluarkan Rp.2.100.000.000,
Diduga pihak rumah sakit selewengkan anggaran Rp.1.255.000.000.
Saat di konfirmasi Dr. Anif Kepala RSUD Amri Tambuan melalui pesan singkat Whatsapp, tidak merespon. seolah-olah menutup mata dan diduga sengaja agar permainan “haram” di dalam rumah sakit tersebut tidak terhendus dan tidak terbongkar.
Ketua Persatuan Intelektual Mahasiswa (PIM) mengatakan bahwa Rumah Sakit adalah satu-satunya fasilitas pemerintah yang harusnya menjadi panutan terhadap instansi yang diduga korup.
Selanjutnya ia mengatakan “Pagu anggaran itu 3.355 milliar dan di berikan untuk gaji pegawai hanya 2,1 milliar, Ini kan ajaib banget. Kalau seperti ini negara alami kerugian 1,225 milliar sementara diluar sana masih banyak masyarakat miskin dan pemuda pengangguran yang harus lebih di perhatikan kehidupannya, ” pungkasnya.
“Jika ini tidak segera di selesaikan, maka dengan berat hati kami akan turun ke jalan untuk melakukan aksi dan berorasi meminta penjelasan langsung dari pihak rumah sakit umum daerah H. Amri Tambunan.
(BRZ/TP)




