Foto : Pekerjaan Dinding di SMP Negeri 2 Tampak Mudah Rapuh Dan Hancur Hanya Dengan Sedikit Tekanan
TAMBUNPOS.COM || GROBOGAN – Proyek pembangunan sarana, prasarana, dan utilitas pagar dinding di SMP Negeri 2 Penawangan diduga tidak memenuhi standar spesifikasi teknis.
“Pekerjaan yang seharusnya memperkuat infrastruktur sekolah justru menimbulkan kekhawatiran karena kualitas adukan plesteran yang digunakan sangat rendah.
Pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia jasa CV. Putra Nugraha, yang dibiayai dari APBD Tahun Anggaran 2025 senilai Rp196.178.000, menuai sorotan lantaran kualitas adukan plesteran yang digunakan mudah rapuh dan terkelupas.
“Berdasarkan hasil penelusuran di lokasi. Sabtu, (17/5/2025), lapisan plester pada pagar dinding tampak mudah rapuh dan hancur hanya dengan sedikit tekanan. Kondisi ini menunjukkan indikasi kuat bahwa campuran adukan tidak sesuai takaran atau menggunakan material berkualitas rendah.
Transparansi, pengawasan, dan komitmen terhadap mutu diharapkan menjadi prioritas dalam setiap pembangunan fasilitas pendidikan di Kabupaten Grobogan. Proyek infrastruktur pendidikan seharusnya dibangun dengan mengedepankan kualitas, bukan sekadar mengejar penyelesaian anggaran.
(Tim/Heri)




