Scroll Untuk Baca Artikel
DaerahHukum dan Kriminal

Praktik Perjudian di Tanah Karo Mendapat Kecaman dari Greja-greja Kecamatan Barus Jahe, Terkhusus di Desa Sinaman

×

Praktik Perjudian di Tanah Karo Mendapat Kecaman dari Greja-greja Kecamatan Barus Jahe, Terkhusus di Desa Sinaman

Sebarkan artikel ini
Foto: Lokasi Judi di Kecamatan Barus Jahe mendapat kecaman dari Gereja-gereja

Tanah Karo | Tambunpos.com — Di seputaran desa Sinaman dan seputaran desa Lambar,semangat ,rumamis tam bunen Bulanjahe bisa di katakan di seluruh seputaran kecamatan Barusjahe sungguh merasa resah,karna adanya permainan judi dadu tunggal dan ikan ikan di wilayah tersebut , Mereka juga sungguh menyoroti maraknya praktik judi dadu tunggal di Desa Sinaman, Kecamatan Barus Jahe. Aktivitas ilegal tersebut berlangsung terang-terangan tanpa ada tindakan tegas dari pihak berwajip terlebih Polsek Barusjahe. permainan judi tersebut di mulai dari saat sore hari hingga pagi hari ucap salah seorang yang setiap harinya bermain judi di lokasi tersebut.

Teks (50), seorang jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), menilai aparat setempat ataupun pihak Polsek di kecamatan Barusjahe ini tidak serius menegakkan hukum. Ia bahkan mencurigai adanya permainan uang di balik pembiaran tersebut. “Kami akan surati pihak kepolisian dan pihak gereja gereja yang ada di kabupaten Karo terutama pihak GBKP yang ada di Karo juga ke Kapolda dan kapolri, karna Kami menduga polisi di sini sudah menerima upeti dari pihak pengelola judi tersebut juga ke pihak polres di kab Karo ini Kalau tidak, kenapa dibiarkan?” tegasnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sementara itu, saat dikonfirmasi pada Senin pagi, Kapolsek Barus Jahe AKP Bonar Hamonangan Pohan SH memilih bungkam. Tidak memberi jawaban jiga tidak ada klarifikasi.

Di tengah pembiaran itu, kami juga konfirmasi ke salah satu pendeta gereja GBKP mengatakan , suara gereja berdiri paling keras menentang ujarnya salah satunya Pendeta GBKP Masada Sinukaban, yang dikenal vokal melawan judi dan narkoba, mengatakan sikap tegasnya. “Kami sangat anti terhadap segala bentuk judi – togel, dadu, hingga judi ikan-ikan. Kami terus melawan,” katanya lantang.

Masyarakat dan jemaat kini tak hanya bersuara, mereka bergerak. Surat terbuka kepada Kapolri segera dilayangkan sebagai bentuk perlawanan terhadap pembiaran aparat terhadap penyakit sosial yang menggerogoti moral dan ekonomi masyarakat.di Karo.

(LIN/TIM)