JAKARTA | TambunPos.com – Warga lingkungan RW 012 Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, kembali menegaskan sikap penolakan tegas terhadap keberadaan Dapur SPPG yang berlokasi di Blok G10 Nomor 30.
Pernyataan ini disampaikan dalam forum musyawarah yang digelar di Aula Kelurahan Pulogebang, yang dihadiri Lurah Pulogebang, jajaran petugas kelurahan, perwakilan Polsek Cakung, pengurus lingkungan, pihak pengelola dapur, tokoh masyarakat, serta warga setempat, Rabu (8/7/2026)
Ketua RT 001, Rizwan, menjelaskan bahwa sikap menolak ini bukan muncul secara tiba‑tiba atau akibat provokasi, melainkan perasaan cemas dan ketidakpuasan yang dirasakan sebagian besar warga karena fasilitas tersebut berdiri tepat di tengah kawasan pemukiman.
“Penolakan ini sudah ada sejak awal rencana pendirian. Sebenarnya sudah dua kali diadakan pertemuan sejak bulan Februari lalu, tepatnya pada 14 Februari dan mediasi ulang 14 Maret 2026. Namun hingga kini belum ditemukan kesepakatan yang memuaskan,” ujar Rizwan di hadapan forum.
Warga menilai proses pengumpulan tanda tangan persetujuan yang dilakukan pengelola dapur tidak sesuai prosedur, data yang disajikan dianggap tidak akurat, serta kurangnya koordinasi yang baik dengan pengurus lingkungan setempat.
Warga bahkan telah memasang poster penolakan sebagai bentuk pernyataan sikap, namun pembangunan tetap berjalan tanpa memperhatikan aspirasi yang disampaikan.
Dalam pertemuan itu, tokoh masyarakat Drs. ST. Manganda Lumbanraja menegaskan dukungan warga terhadap program pemerintah, namun dengan syarat tertentu.
“Kami mendukung setiap program yang membawa manfaat, namun harus disesuaikan dengan kondisi dan mendengar aspirasi warga. Kami tidak menutup ruang dialog, namun menolak keberadaan fasilitas ini jika tidak berjalan secara transparan dan menghargai pendapat warga yang terdampak langsung,” tegasnya.
Sementara itu, Lurah Pulogebang, Imran S. Sos, dalam kesimpulan rapat menegaskan pihaknya tidak melakukan intervensi terhadap pihak mana pun. “Keputusan akhirnya berada di tangan warga sendiri,” ujarnya.
Ranto Manullang/TP




