Foto : Istimewa
Konawe Utara I TambunPos.com
Ratusan Massa Serikat Buruh Indonesia Bersatu ( SBIB ) dan keluarga besar TAMALAKI langgikima Kabupaten Konawe Utara menggeruduk Kantor PT. Makmur Lestari Primatama ( MLP ) pada 30 Desember 2024 sebagai bentuk Protes atas Tindakan Manajemen Perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) yang tidak sesuai Prosedur dan Sepihak.
Kedatangan ratusan massa dalam Rangka melakukan unjuk rasa/protes dan menuntut pimpinan HRD PT. MLP agar bertanggung jawab atas tindakan perusahaan melakukan tes patik/narkoba yang tidak sesuai SOP sehingga salah satu karyawan menjadi korban phk sepihak.
Sekertaris SBIB Konawe Utara Ikbal Aco, dalam orasinya mengatakan tidak akan mentolerir atas tindakan sepihak perusahaan dalam hal ini HRD yang terkesan sengaja melakukan PHK sepihak, padahal sebelumnya pihak SBIB telah meminta kebijakan atau win win solusi terhadap perkara yg menimpa salah satu anggota nya namun pihak PT MLP tetap kokoh pada pendiriannya.
“Hari ini kami tidak akan lagi melakukan diskusi sebelum kepala HRD PT MLP dipulangkan ke kampung nya ini sebagai bentuk dari pertanggungjawabannya karena telah lalai bahkan terkesan sengaja ingin menjebak anggota kami supaya bisa di PHK, maka hari ini saya katakan kami tidak akan mundur selangkahpun demi kepentingan buruh lokal” Tuturnya.
Sementara itu perwakilan PT MLP Gandjar, Manager operasional dan beberapa staf yang menemui massa aksi memaparkan bahwa pihak perusahaan sudah melakukan sesuai SOP sesuai peraturan perusahaan yang berlaku.
“Kami dalam melaksanakan tes patik yang memang rutin dilakukan menurut kami sudah sesuai SOP yang berlaku di perusahaan dan jika hal ini ada yang merasa jadi korban karena miskomunikasi kami mewakili perusahaan PT MLP memohon maaf yang sebesar-besarnya, dan sebagai bentuk pertanggungjawaban kami sesuai dengan tuntutan Massa aksi hari ini juga kami akan memulangkan yang bersangkutan sebagai HRD yang menangani perkara ini” Tutupnya.
Sempat terjadi kejar-kejaran saat Massa aksi tersulut emosi terhadap oknum HRD yang sengaja menantang salah satu orator yang sedang berbicara di sound sistem sehingga Massa mengejar oknum HRD tersebut untuk di hakimi, beruntung aparat keamanan yang berjaga dengan cepat mengamankan HRD tersebut Sehingga tidak sempat diamuk peserta aksi.
Kegiatan unjuk rasa Serikat SBIB dan KB TAMALAKI langgikima berlangsung kondusif dan damai dengan beberapa poin kesepakatan antara pihak PT MLP dan peserta aksi, dimana di salah satu poin tersebut di sepakati Kepala HRD yang yang bertanggung jawab atas perkara tersebut di pulangkan atau di pecat oleh pihak perusahaan.
(MS/R15)




