Ket foto : Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah ketika menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Sembang Berbenah di Food Court A8 Pinang Harmoni Square, Selasa 23 Desember2025.
Tanjungpinang I TambunPos.com – Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah terus berkomitmen untuk membenahi wajah kota melalui pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta.
Hal itu disampaikan Lis dalam kegiatan Sembang Berbenah Bersama Wali Kota yang digelar di Food Court A8 Pinang Harmoni Square, Tanjungpinang, Selasa (23/12/2025).
Lis mengatakan, pembangunan dan penataan kota tidak dapat sepenuhnya bergantung pada APBD, sehingga keterlibatan sektor swasta melalui CSR menjadi salah satu strategi percepatan pembenahan wajah kota Tanjung pinang yang lebih baik lagi.
“Pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Karena itu, peran CSR juga kami dorong untuk mendukung percepatan penataan kota,” ujarnya.
Salah satu fokus pembenahan ke depan adalah penataan Taman Pamedan yang direncanakan dikembangkan menjadi Taman Lansia.
Kawasan tersebut akan dilengkapi fasilitas seperti jogging track, ruang kreativitas lansia, dan sarana pendukung lainnya.
Selain itu, Pemko Tanjungpinang juga akan melakukan pembenahan Gedung Gonggong sebagai ikon kota.
Lis juga mengakui persoalan lahan masih menjadi hambatan utama dalam mendorong investasi, terutama terkait status Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB).
Untuk mengatasinya, Pemko Tanjungpinang tengah menyelesaikan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (IP4T).
Melalui IP4T, pemerintah mengidentifikasi lahan yang ditempati masyarakat untuk kemudian diajukan ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) guna memperoleh kepastian hukum.
Di sektor pelayanan publik, Lis menyampaikan Pemko Tanjungpinang juga akan mengusulkan revitalisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang pada tahun anggaran mendatang.
Selain itu, pembangunan stadion indoor telah diajukan ke pemerintah pusat dan ditargetkan dapat direalisasikan pada 2026.
Lis berharap berbagai program pembenahan tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki iklim investasi, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang.(JT/TP)




