Foto : Puluhan warga turun ke jalan, Melakukan pembangunan secara swadaya
BLORA – TambunPos.Com | Semanga kemandirian sekaligus kritik keras terhadap lambatnya pembangunan desa ditunjukkan oleh warga RW 04 Dukuh Pulo, Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo. Lantaran akses jalan menuju makam tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Desa (Pemdes), puluhan warga turun ke jalan melakukan pembangunan secara swadaya, baik dari sisi tenaga maupun anggaran. Jum’at (26/12/2025).
Inisiatif Warga: Iuran dan Gotong Royong
Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan menjadi pemicu utama warga untuk tidak lagi menunggu bantuan pemerintah. Tokoh masyarakat setempat, HK, menegaskan bahwa aksi ini murni gerakan moral warga yang prihatin.
“Warga berinisiatif melakukan iuran pribadi per KK sebesar Rp50.000. Warga berharap gerakan swadaya tanpa sentuhan anggaran desa ini bisa menjadi amal ibadah bagi semua,” tegas Nofik saat memantau kerja bakti serentak di lokasi.
Tanggapan Pemerintah Desa
Menanggapi aksi tersebut, Kepala Desa Mojowetan, Puji Utomo, memberikan klarifikasi terkait alokasi anggaran desa. Menurutnya, pihak Pemdes sebenarnya telah merencanakan perbaikan melalui anggaran padat karya tahun 2025.
“Waktu Musdes perubahan ada anggaran padat karya nominal Rp15 juta. Saya sampaikan kalau ingin anggaran penuh, baru bisa dimasukkan tahun 2026. Karena urgensinya, kami pakai anggaran padat karya 2025. Saran saya, dana Rp15 juta itu untuk material semua dan pekerjaannya digilir per RT secara kerja bakti,” jelas Puji Utomo.
Simbol Keteguhan Masyarakat
Meskipun pembangunan infrastruktur secara regulasi merupakan tanggung jawab pemangku kebijakan, warga Dukuh Pulo memilih untuk tidak berpangku tangan. Akses menuju makam dianggap sebagai kebutuhan krusial yang tidak bisa ditunda lebih lama lagi.
Hingga saat ini, pembangunan masih terus berlangsung dengan mengandalkan tenaga sukarela dari warga setempat. Aksi ini menjadi pengingat bagi pihak otoritas desa bahwa kebutuhan dasar masyarakat memerlukan respon cepat agar tidak menimbulkan mosi tidak percaya dari warga.
Poin Utama Berita (Ringkasan):
Lokasi: RW 04 Dukuh Pulo, Desa Mojowetan, Banjarejo.
Penyebab: Kekecewaan warga atas keterlambatan perbaikan jalan makam oleh desa.
Sumber Dana: Iuran sukarela Rp50.000 per KK (Kepala Keluarga).
Status Anggaran Desa: Kades mengklaim ada dana Rp15 juta untuk 2025, namun warga memilih bergerak lebih dulu secara mandiri (**)




