Foto : Kepala Desa Ngarep Arab, Nurwahid
Grobogan | TambunPos.Com – (31 Maret 2026) Kejadian longsor tanah yang terjadi akibat hujan deras pada 26 Maret 2026 di Dusun Kagok, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, masih belum mendapatkan solusi konkret dari pihak terkait, meskipun sudah berlalu lima hari sejak peristiwa terjadi. Sekitar 4-5 rumah warga harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman karena tanah pemajakan mengalami kerusakan parah.

Kepala Desa Ngarep Arab, Nurwahid, sebelumnya telah melaporkan kondisi darurat ini. Salah satu lokasi terdampak paling parah adalah rumah milik warga lain, yang berdekatan langsung dengan lereng tepi Sungai Pemali (wilayah Juwana). Saat ini, jarak antara area longsor dengan hunian yang tersisa hanya kurang dari 1 meter, membuat kondisi sangat berbahaya apabila terjadi hujan kembali.
Baca juga : Rakor Pendidikan, Bupati Ajak Kepsek Reformasi Kinerja Guru
“Kami sangat berharap Bapak Bupati Grobogan Setyohadi dapat memberikan perhatian serius. Mohon agar masalah ini segera ditangani dan lokasi yang rusak dapat dibangun kembali seperti semula, sehingga keamanan dan kenyamanan kami sebagai warga bisa terjaga,” ujar Suraji kepada wartawan.
Nurwahid juga kembali mengajak perhatian dari Bupati Grobogan, Kepala BPBD Kabupaten Grobogan, serta seluruh pihak terkait di wilayah Pemali Juwana agar segera mengambil tindakan sesuai wewenangnya.
(HR/TP)





