Pantai Labu Baru, Deli Serdang I TambunPos.com – Kehadiran Patimah, M.Pd dalam acara pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Pantai Labu Baru, Minggu (31/5/2026), ternyata menjadi lebih dari sekadar memenuhi undangan.
Momen tersebut justru membawanya pada refleksi mendalam tentang kondisi desa yang pernah menjadi tempat pengabdiannya dan melahirkan kembali tekad untuk berkontribusi bagi kemajuan kampung halaman.
Usai mengikuti proses pemilihan Ketua LPM yang menetapkan Muhammad Darwis sebagai ketua terpilih, Patimah menyempatkan diri berkeliling kantor desa dan lingkungan sekitarnya.
Kunjungan itu membangkitkan kembali kenangan saat dirinya dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Desa selama kurang lebih 14 bulan pada tahun 2009 dan kemudian melanjutkan pengabdian sebagai Kaur Pemerintahan.
Namun di tengah nostalgia tersebut, Patimah mengaku prihatin. Setelah sekitar 16 tahun meninggalkan pemerintahan desa, ia menilai masih banyak potensi yang belum berkembang secara optimal, baik dari sisi pembangunan, pemberdayaan masyarakat, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca juga : Aksi Heroik Warga untuk Mengusir Kartel Narkoba Terkejam di Jermal Berujung Luka Bacok
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi ironi mengingat desa memiliki posisi strategis sebagai kawasan penyangga Bandara Internasional Kualanamu serta didukung Dana Desa, Dana Bagi Hasil Pajak, dan berbagai peluang program CSR.
“Saya datang untuk memenuhi undangan pemilihan Ketua LPM. Tetapi ketika melihat kembali desa yang pernah menjadi tempat saya mengabdi, muncul banyak pertanyaan dan harapan tentang masa depan Pantai Labu Baru. Saya tidak ingin hanya melihat dari luar, tetapi ingin ikut menjadi bagian dari solusi,” ujar Patimah.
Keprihatinan itulah yang kemudian berubah menjadi semangat pengabdian. Patimah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) apabila diberikan amanah oleh masyarakat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, sisa masa jabatan sekitar empat tahun merupakan waktu yang cukup untuk membangun fondasi perubahan yang kuat bagi desa.
Patimah mengusung visi “Pantai Labu Baru Bangkit dan Bermartabat 2030” yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, perbaikan tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan perempuan, serta pembinaan generasi muda sebagai penerus pembangunan desa.
Sebagai langkah nyata, Patimah menyiapkan program “Satu Rumah Satu Sarjana” guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
Selain itu, ia juga berkomitmen memperjuangkan pembangunan dan revitalisasi saluran irigasi pertanian agar produktivitas petani meningkat, ketahanan pangan desa semakin kuat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terangkat secara berkelanjutan.
Menurut Patimah, pembangunan tidak boleh berhenti pada satu periode kepemimpinan. Karena itu, selain menjalankan program pembangunan, ia juga ingin mempersiapkan kaderisasi kepemimpinan desa.
“Dalam empat tahun ke depan, saya ingin melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang kompeten, berintegritas, dan siap melanjutkan pembangunan setelah tahun 2030. Saya yakin Pantai Labu Baru dapat menjadi desa yang mandiri dan bermartabat apabila kita menyiapkan generasi penerus sejak sekarang,” tegasnya.
Baca juga : LPA Deli Serdang Kawal SPMB Sumut 2026, Pastikan Hak Pendidikan Anak Terpenuhi Deli Serdang
Dalam kesempatan tersebut, Patimah juga menyampaikan ucapan selamat kepada Muhammad Darwis yang terpilih sebagai Ketua LPM Desa Pantai Labu Baru. Ia berharap LPM dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menyerap aspirasi masyarakat serta mengawal pembangunan yang lebih partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Bagi Patimah, keinginan untuk kembali mengabdi bukan sekadar tentang jabatan, melainkan tanggung jawab moral kepada desa yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Ia berharap apa yang dilakukan kelak dapat menjadi jejak kebaikan bagi masyarakat, keluarga, dan generasi penerus, sekaligus mengantarkan Pantai Labu Baru menjadi desa yang bangkit, mandiri, maju, dan bermartabat pada tahun 2030 serta tahun-tahun berikutnya.
(R15/Tim/TP)




