TANJUNGBALAI | TambunPos.Com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungbalai berkolaborasi dengan Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Disnakerkopumkm) Kota Tanjungbalai menggelar pelatihan barbershop untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dan mendorong lahirnya wirausaha baru.
Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kantor Disnaker Kota Tanjungbalai, Senin (28/9/2026). Melalui pelatihan ini, kedua lembaga berupaya membekali peserta dengan keterampilan pangkas rambut yang dapat menjadi modal untuk membuka usaha mandiri.
Ketua Baznas Kota Tanjungbalai, Indra, mengatakan program tersebut memprioritaskan peserta yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat zakat atau mustahik. Melalui program pemberdayaan ini, Baznas berharap para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf hidup hingga kelak mampu menjadi pemberi zakat atau muzakki.
“Para peserta pelatihan merupakan penerima manfaat zakat atau mustahik. Kegiatan ini kami lakukan agar mereka dapat bertransformasi menjadi pemberi zakat pada kemudian hari,” ujar Indra.
Menurutnya, program pemberdayaan tersebut tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
Sementara itu, Kepala Disnakerkopumkm Kota Tanjungbalai, Agus Salim, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia berharap pelatihan barbershop dapat meningkatkan kompetensi peserta sekaligus membuka peluang usaha di sektor jasa pangkas rambut.
Dalam pelatihan ini, peserta memperoleh pembekalan teori dasar dan praktik teknik pangkas rambut modern dengan pendampingan instruktur profesional. Peserta juga mendapatkan materi mengenai pengelolaan usaha kecil dan layanan kewirausahaan sebagai bekal untuk merintis usaha secara mandiri.
Agus Salim berharap pelatihan berbasis keterampilan tersebut dapat membantu menekan angka pengangguran di Kota Tanjungbalai dengan mendorong peserta menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Dengan adanya kegiatan ini, tingkat pengangguran bisa berkurang nantinya di Kota Tanjungbalai,” kata Agus Salim kepada wartawan.
Melalui kolaborasi ini, Baznas dan Disnakerkopumkm Kota Tanjungbalai berharap pelatihan barbershop dapat menjadi salah satu upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru di daerah tersebut.




