Scroll Untuk Baca Artikel
Daerah

Dinding SDN Cakung Barat 15 Rusak Parah, Tak Ada Papan Info Dana BOS/BOP, Penggunaan Diragukan

×

Dinding SDN Cakung Barat 15 Rusak Parah, Tak Ada Papan Info Dana BOS/BOP, Penggunaan Diragukan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA | TambunPos.com – Kondisi tembok gedung SD Negeri Cakung Barat 15 di Jalan Tipar Cakung RT 012 RW 008, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, memprihatinkan. Cat tembok mengelupas lebar, kusam, dan terlihat tidak pernah disentuh perbaikan dalam waktu lama. Padahal pemerintah pusat rutin menyalurkan Dana BOS dan BOP yang salah satu fungsinya untuk pemeliharaan sarana sekolah.

Warga yang melaporkan lewat layanan Jakarta Kini (JAKI) dengan nomor induk JK2607180504, mempertanyakan ke mana perginya dana yang disalurkan. Yang lebih mencurigakan, di lingkungan sekolah sama sekali tidak ditemukan papan pengumuman yang memuat rincian penggunaan dana BOS/BOP untuk diketahui umum. Hal ini memicu dugaan kuat ada penyalahgunaan atau pengalihan fungsi anggaran.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menanggapi hal itu, Kepala SDN Cakung Barat 15 mengirim surat klarifikasi tanggal 18 Juli 2026. Di dalamnya tertulis sekolah sudah melaksanakan pemeliharaan sesuai aturan dan dana sudah dipertanggungjawabkan. Namun, poin penting yang justru mengundang tanda tanya besar: anggaran untuk pengecatan gedung di lokasi tersebut ternyata tidak dialokasikan sama sekali, baik di tahun 2024 maupun tahun 2025.

Warga bertanya-tanya: kalau dana pemeliharaan sudah diklaim terpakai, kenapa bagian bangunan yang rusak justru tidak masuk daftar prioritas? Dan kenapa rincian pemakaian uang rakyat itu tidak dipajang agar bisa diawasi wali murid dan masyarakat?

Sesuai aturan, sekolah wajib memajang informasi penggunaan dana pendidikan secara terbuka. Ketiadaan informasi ini ditambah kondisi bangunan yang terabaikan semakin memperkuat dugaan ketidakberesan pengelolaan anggaran di sekolah itu.

Pihak sekolah berjanji akan segera memperbaiki tembok yang rusak nanti sesuai prosedur. Meski begitu, masyarakat menuntut agar papan informasi penggunaan dana segera dipasang, serta dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk membuktikan tidak ada dana yang disalahgunakan.

(Ranto Manullang)