Scroll Untuk Baca Artikel
BUMNDaerah

Fenomena Mobil Dinas Jadi Kendaraan Pribadi, Sejumlah Kepala Unit BRI di Bawah BO Tanjung Balai Disorot

×

Fenomena Mobil Dinas Jadi Kendaraan Pribadi, Sejumlah Kepala Unit BRI di Bawah BO Tanjung Balai Disorot

Sebarkan artikel ini

Foto; Ilustrasi.

Tanjung Balai | TambunPos.com – Di tengah seruan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai penghematan dan efisiensi anggaran, muncul dugaan praktik penggunaan kendaraan operasional perusahaan untuk kepentingan pribadi oleh sejumlah oknum Kepala Unit BRI di bawah manajemen Branch Office (BO) Tanjung Balai. Sabtu (5/9/26).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah Kepala Unit berinisial KS, Ajo, dan BD diduga kerap membawa pulang mobil dinas dan menggunakannya di luar kepentingan operasional kantor. Kendaraan tersebut disebut tidak hanya dipakai untuk aktivitas pekerjaan, tetapi juga digunakan untuk mengantar anak ke sekolah, berbelanja kebutuhan rumah tangga, hingga bepergian ke luar kota bersama keluarga.

Jika dugaan tersebut benar, praktik itu dinilai bertentangan dengan prinsip penggunaan aset perusahaan yang semestinya diprioritaskan untuk kepentingan operasional, bukan kebutuhan pribadi.

Yang menjadi sorotan, penggunaan kendaraan dinas tersebut juga disebut diiringi klaim biaya bahan bakar melalui kantor, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan internal terhadap penggunaan fasilitas perusahaan.

Publik kini menanti sikap tegas manajemen BRI Branch Office Tanjung Balai serta Auditor MRR untuk melakukan pemeriksaan, memastikan kepatuhan terhadap aturan penggunaan kendaraan operasional, dan mengambil tindakan sesuai ketentuan perusahaan apabila ditemukan pelanggaran.

Penegakan disiplin terhadap penggunaan aset perusahaan dinilai penting agar tidak muncul kesan adanya pembiaran terhadap dugaan penyalahgunaan fasilitas dinas, sekaligus menjadi peringatan bagi setiap pegawai agar mematuhi aturan yang berlaku.

Disoal itu, Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Tanjungbalai Zulkarnain Suria Amijaya belum berkomentar.

(Red/TP)