Ket foto : Isra Mi’raj 1447 H di Lapas Lubuk Pakam.
Lubuk Pakam I TambunPos.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Menggelar Kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Pada Kamis (22/01/26).
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Blok Warga Binaan ini dihadiri oleh Kalapas Lubuk Pakam yang diwakili oleh Jajaran Pejabat Struktural, pegawai yang beragama muslim dan warga binaan Lapas Lubuk Pakam. Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah mengusung tema “Dengan Semangat Isra Mi’raj Mari Kita Jadikan Sebagai Momentum Menegakkan Sholat dalam Kehidupan Sehari-hari.”
Peringatan Isra Mi’raj tersebut bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya sholat sebagai kewajiban utama umat Islam dan sebagai fondasi pembentukan akhlak yang baik, khususnya bagi warga binaan pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Muhammad Syukri Albani Nst. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan makna mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang menjadi landasan diwajibkannya sholat lima waktu. Ustadz Muhammad Syukri Albani Nst. menekankan bahwa sholat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi juga sarana untuk membentuk disiplin, ketenangan jiwa, serta memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, mari kita jadikan sholat sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Sholat yang dijaga dengan baik akan menjadi benteng diri dan membawa perubahan positif dalam kehidupan,” ujar Ustadz Syukri.
Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini juga dirangkai dengan pembagian hadiah kepada warga binaan yang meraih juara dalam perlombaan adzan dan perlombaan surah pendek yang sebelumnya telah dilaksanakan.
Perlombaan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat beribadah, meningkatkan kemampuan keagamaan, serta menggali potensi positif warga binaan di bidang keislaman.
Kalapas Melalui Kasi Binadik & Giatja, Bastian Surya Manik menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj ini menjadi sarana pembinaan rohani bagi warga binaan.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah ini, kami berharap warga binaan dapat semakin memahami pentingnya menegakkan sholat dalam kehidupan sehari-hari. Sholat menjadi pondasi utama dalam membentuk pribadi yang lebih baik, disiplin, dan bertanggung jawab,” tutup Bastian.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah, serta doa bersama.
Seluruh rangkaian acara diharapkan dapat memberikan motivasi spiritual bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan menanamkan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Dok. Humas Lalupa.
(R15/TP)




