Scroll Untuk Baca Artikel
Daerah

Istisqa’ di Balik Jeruji, Ikhtiar Spiritual Warga Binaan Memohon Hujan Penuh Berkah

×

Istisqa’ di Balik Jeruji, Ikhtiar Spiritual Warga Binaan Memohon Hujan Penuh Berkah

Sebarkan artikel ini

Lubuk Pakam I TambunPos.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kanwil Sumatera Utara Melaksanakan Kegiatan Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama Pada (18/09/2026).

Menidaklanjuti surat Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan nomor PAS.4.PK.06.01-35 Lapas Lubuk Pakam Melaksanakan Kegiatan Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama di Aula terbuka Lapas Lubuk Pakam yang dipimpin oleh Imam Shalat, Ahmad Bukhori S.Pd.I; Pembina Kerohanian Muslim, Dedy Barus beserta warga binaan Lapas Lubuk Pakam.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan ini menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi musim kemarau serta potensi kekeringan yang tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Pelaksanaan Shalat Istisqa’ ini tidak hanya dimaknai sebagai upaya memohon turunnya hujan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang bertujuan membangun kesadaran diri untuk terus introspeksi, bertaubat, memperbanyak istighfar, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Melalui doa-doa yang dipanjatkan bersama, seluruh peserta berharap agar Allah SWT menurunkan hujan yang cukup, merata, dan membawa keberkahan bagi seluruh makhluk hidup.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memohon perlindungan dari berbagai dampak kekeringan, seperti kekurangan air, kebakaran, hingga potensi bencana hidrometeorologi lainnya.

Lebih dari sekadar ritual ibadah, Shalat Istisqa’ ini juga mengandung pesan penting tentang perlunya keseimbangan antara ikhtiar spiritual dan ikhtiar ekologis dalam menghadapi perubahan alam. Imam shalat juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan,

“Kita tidak hanya berdoa, tetapi juga harus menjaga alam sebagai amanah. Hemat air dan peduli lingkungan adalah bagian dari ibadah yang harus kita jalankan bersama.” Ucap Bukhori.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan, menggunakan air secara bijak dan bertanggung jawab, serta membangun budaya hemat air di lingkungan Lapas.

Dengan demikian, pembinaan yang dilaksanakan tidak hanya menyentuh aspek mental dan spiritual, tetapi juga membentuk karakter yang peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

(R15/TP)