Scroll Untuk Baca Artikel
Daerah

Ratusan Siswa SMAN 1 dan SMK Bersama Berastagi Aami Keracunan Diduga Usai Santap Menu MBG

×

Ratusan Siswa SMAN 1 dan SMK Bersama Berastagi Aami Keracunan Diduga Usai Santap Menu MBG

Sebarkan artikel ini

Berastagi | TambunPos.com – Ratusan siswa SMAN 1 Berastagi dan SMKK Bersama Berastagi Kabupaten Karo terpaksa di larikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Berastagi, RSU Amanda, RS Evarina dan Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe.Kamis (13/08/2026)

Sekitar pukul 14.20 WIN Jalan disepanjang Berastagi -Kabanjahe riuh dengan adanya suara sarine mobil ambulan dengan kecepatan tinggi guna mengantisipasi para siswa yang di duga keracunan setelah mengkonsumsi makana(MBG) makanan bergizi Gratis.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Rumah Sakit tempat penampungan siswa yang keracunan dengan sigap dan sibuk melakukan pelayanan guna melakukan pertolongan di ruang (IGD,) , para siswa yang semua merasakan mual mual muntah serta sesak napas dan raut mereka menjadi memerah.” Pengakuan siswa saat ditanya awak media .

Murid yang diduga keracunan mencapai ratusan dan mengalami mual hingga gatal-gatal dan kondisi mereka semakin memburuk ,sehingga pihak sekolah tanpa pikir panjang langsung membawa siswanya (korban) kefasilitas terdekat dan dilangsungkan ke rumah sakit.

“Menu yang disantap para murid yang diduga keracunan MBG adalah lauk Ikan dan tahu dan makanan tersebut cenderung tidak seperti biasanya pak ” Ujar salah satu siswa saat ditanya oleh awak media.

Para siswa ini sedang menjalani perawatan di tiga rumah sakit tersebut yakni:
-RSU AMANDA Berastagi 69 orang.
-RS Evarina Berastagi (92) orang.
RSU Kabanjahe (26) orang.
Jumlah keseluruhan masih dalam pendataan dari pihak sekolah dan tim Medis Dinas Kesehatan .

“Total Siswa/Siswi yang keracunan MBG belum sepenuhnya bisa dikonfirmasi dikarenakan masih dalam keadaan darurat dan belum stabil. Ucap salah seorang tim Medis ketika di konfirmasi.

Terlihat orang tua siswa sangat cemas dan sebagian orang tua siswa mencari tentang keberadaan anaknya.

Kasubbag TU TPPG Wilayah Aceh dan Sumatera Utara Erdianta Sitepu sudah dikonfirmasi langsung oleh awak media tetapi belum mendapat jawaban dari beliau

I Ketut Sumadena Ketut Selaku Deputi Pengawasan BGN juga dikonfirmasi langsung oleh awak media mengatakan sudah menurunkan Tim

“Kami masih melakukan pengecekan, tim kami sudah ada dilapangan” Ujar Deputi BGN.

Ia juga menambahkan bahwa akan memberikan tindakan, yang jelas akan kami suspend berat dan kepala Dapur bertanggung jawab untuk dicopot” ujar Deputi Pengawas BGN.(Lin/TP)