Scroll Untuk Baca Artikel
Hukum dan Kriminal

Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai Janji Usut Tuntas Jaringan Scammer hingga Aktor Intelektual

×

Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai Janji Usut Tuntas Jaringan Scammer hingga Aktor Intelektual

Sebarkan artikel ini
Foto Barisan Anti Scammer saat melakukan aksi unjuk rasa didepan mapolres Kota Tanjungbalai

TANJUNGBALAI | TambunPos.Com – Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tanjungbalai, Iptu Benjamin Silaban, menegaskan komitmennya mengusut tuntas kasus penipuan daring (scammer), termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik jaringan tersebut. Ia memastikan penyidik akan memproses setiap pihak yang terbukti terlibat berdasarkan alat bukti yang sah.Komitmen tersebut disampaikan Benjamin saat menerima perwakilan massa Barisan Anti Scammer (BASCAM) yang menggelar aksi damai di Mapolres Tanjungbalai, Jumat (24/7/2026).

Benjamin mengatakan penanganan perkara scammer menjadi perhatian serius jajaran Polres Tanjungbalai sejak awal dirinya menjabat sebagai Kasat Reskrim.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kasus ini akan kami proses sesuai prosedur. Kami juga intens berkomunikasi dengan pihak kejaksaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat berkas perkara untuk 16 tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya dapat dinyatakan lengkap atau P-21,” ujar Benjamin.

Ia juga membantah isu yang menyebut adanya praktik penerimaan imbalan dalam penanganan perkara tersebut. Menurutnya, penyidik bekerja secara profesional dan berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

Terkait dugaan keterlibatan pihak lain, Benjamin menegaskan penyidik akan mendalami setiap informasi dan bukti tambahan yang disampaikan masyarakat melalui mekanisme gelar perkara.

“Intinya, apabila ditemukan minimal dua alat bukti yang sah, tentu akan kami tetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Sebelumnya, BASCAM menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan hukum dan upaya menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Tanjungbalai.

Dalam aksi tersebut, Koordinator BASCAM Alrivai Zuharisah bersama sejumlah aktivis, di antaranya Salman dan Rahmad, menyampaikan aspirasi di hadapan jajaran kepolisian.

“Hari ini kami hadir sebagai representasi suara masyarakat Kota Tanjungbalai untuk menyampaikan aspirasi secara damai, terbuka, dan konstitusional. Masyarakat membutuhkan kepastian hukum yang cepat, profesional, transparan, dan berkeadilan,” kata Alrivai.

Dalam tuntutannya, BASCAM mendesak Polres Tanjungbalai mengusut dan menindak pihak yang diduga berperan sebagai aktor intelektual maupun pihak yang diduga memfasilitasi aktivitas kejahatan scammer, masing-masing berinisial R dan AN alias SHA OSHA, apabila terbukti terlibat berdasarkan proses hukum.

Massa aksi juga menyoroti dugaan keterlibatan seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial US, yang disebut sebagai ayah dari salah satu terduga pelaku. Menurut BASCAM, yang bersangkutan diduga mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut dan saat ini masih berstatus saksi.

Selain menyampaikan orasi, perwakilan BASCAM menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti tambahan kepada Kasat Reskrim. Mereka berharap bukti tersebut dapat memperkuat penyidikan untuk mengungkap seluruh jaringan scammer hingga ke pihak-pihak yang diduga berperan di balik kejahatan tersebut.

Alrivai menegaskan aksi yang dilakukan BASCAM merupakan bentuk kontrol sosial guna mendorong penegakan hukum yang transparan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Saatnya rakyat bergerak, saatnya hukum ditegakkan secara adil. Tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum, dan setiap warga negara berhak memperoleh keadilan serta rasa aman,” pungkasnya. (riki)