Scroll Untuk Baca Artikel
DaerahUncategorized

Belum Lama Rampung, Proyek Screen House Rp 500 Juta di Hargomulyo Ngawi Roboh

×

Belum Lama Rampung, Proyek Screen House Rp 500 Juta di Hargomulyo Ngawi Roboh

Sebarkan artikel ini

Foto; Proyek Screen House Rubuh.

​NGAWI, TambunPos.com  – Proyek pembangunan screen house di desa hargomulyo, kecamatan ngrambe, kabupaten ngawi, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Senin (1/6/26).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bangunan fisik yang diproyeksikan sebagai sarana modernisasi pertanian dan pelindung tanaman tersebut terpantau sudah roboh total, padahal usianya terhitung masih seumur jagung sejak selesai dikerjakan.

​Berdasarkan data yang dihimpun, proyek screen house ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Ngawi yang menguras anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024. Dari total pagu anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk tiga lokasi di Kecamatan Ngrambe, wilayah Desa Hargomulyo mendapatkan alokasi sebesar Rp 500 juta guna membangun fasilitas fisik beserta sarana produksinya.

​Robohnya bangunan senilai setengah miliar rupiah dalam waktu singkat ini memicu pertanyaan besar terkait kualitas material dan perencanaan proyek. Sesuai konsep awalnya, kerangka screen house seharusnya menggunakan bahan galvanis dan atap plastik UV yang diklaim memiliki daya tahan tinggi terhadap segala kondisi cuaca.
​Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan telepon, Kepala Dinas Pertanian (Kadin) Kabupaten Ngawi memberikan pembelaan. Berdasarkan rekaman percakapan yang dikantongi media, ia berdalih bahwa ambruknya fasilitas publik tersebut murni disebabkan oleh faktor alam.

​”Kena angin puting beliung,” ujar Kepala Dinas Pertanian Ngawi singkat saat dikonfirmasi via telepon.
​Meski pihak dinas berdalih faktor cuaca ekstrim menjadi penyebab utama, publik tetap mendesak adanya transparansi dan audit menyeluruh.

Masyarakat mempertanyakan apakah struktur bangunan komoditas bernilai ratusan juta tersebut sudah dibangun sesuai dengan standar teknis yang ditentukan, ataukah ada kelalaian dalam pengawasan proyek.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat dan para petani di Desa Hargomulyo masih menunggu kepastian mengenai tanggung jawab serta langkah konkret pemulihan bangunan dari pihak penyedia jasa (kontraktor) maupun Dinas Pertanian Ngawi.

(Tim/TP)