DaerahPendidikanSumut

Ini Kata Sekda: Karakter Siswa Dahulu Dengan Siswa Sekarang Berbeda

176
×

Ini Kata Sekda: Karakter Siswa Dahulu Dengan Siswa Sekarang Berbeda

Sebarkan artikel ini

LUBUK PAKAM I TAMBUNPOS.COM

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, H Timur Tumanggor SSos MAP membuka Pelatihan Guru Profesional dalam Program Bimbingan dan Konseling se-Kabupaten Deli Serdang Kerjasama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (UNUSU) dan Dinas Pendidikan Deli Serdang di Aula Cadika, Kwarcab Pramuka Deli Serdang, Jumat (4/11/2022).

Menurut Sekda Deli Serdang H Timor Tumanggor jarakter Siswa dahulu dan Siswa sekarang berbeda.

“Karakter dan perilaku siswa sekarang sangat berbeda dengan zaman dulu. Seperti saat ini, pendidikan mengalami perkembangan sangat pesat dengan kurikulum merdeka belajar. Program ini mampu mendidik karekter anak-anak bangsa yang selama ini mengalami krisis akibat kemajuan teknologi yang lebih canggih dari teknologi sebelumnya,” kata Sekda dalam sambutannya.

Namun, lanjut Sekda, perkembangan zaman tidak bisa dilawan, tapi harus diimbangi dengan pembekalan serta pelatihan-pelatihan, sehingga pelaku pendidikan, maupun orangtua mampu mendampingi para siswa dalam era digital sekarang ini.

“Kita selaku pelaku pendidikan, maupun orangtua mampu mendampingi anak-anak kita dalam era digital ini, dan menjadi anak- anak yang akhlakul karimah, anak- anak yang terpuji, yang terbiasa mengucapkan kata, tolong, maaf, terima kasih. Kata-kata sederhana, namun sangat bermakna,” papar Sekda.

Dan untuk menciptakan karakter anak yang akhlakul karimah dan terpuji, sebut Sekda, salah satunya adalah bagaimana pendekatan guru- guru terhadap siswa.

Sehingga, tidak ada istilah siswa/anak yang bermasalah, sesuai visi misi Deli Serdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan.

Sebelumnya, panitia penyelenggara, Sisilia Florina Yanti SP MSi dalam laporannya menyebutkan bimbingan dan konseling tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari, sejak Jumat (4/11/2022) sampai Minggu (6/11/2022), da diikuti 111 guru dan dosen yang terdiri dari guru Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNUSU.
(ris/TP)

TambunPos

~Tidak ada kata terlambat untuk memulai kehidupan yang kamu inginkan~