BencanaDaerahSumut

Kota Binjai Dilanda Banjir, Akibat Hujan Terus Melanda

181
×

Kota Binjai Dilanda Banjir, Akibat Hujan Terus Melanda

Sebarkan artikel ini

Binjai I TambumPos.com

Ribuan warga Kota Binjai, Sumatera Utara, menjadi korban terdampak banjir akibat meluapnya permukaan air tiga sungai besar di wilayah tersebut, menyusul hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (18 Nov. 2022) malam.

Berdasarkan laporan kebencanaan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, pada Sabtu (19 Nov . 2022) pukul 09.30 WIB, sedikitnya 4.762 jiwa dari 1.254 keluarga pada enam kelurahan di tiga Kecamatan se-Kota Binjai menjadi korban terdampak bencana banjir.

Seluruh wilayah yang dilanda banjir itu merupakan kawasan pemukiman di sekitar bantaran Sungai Bingai, Sungai Mencurim, dan Sungai Bangkatan.

Rinciannya, warga terdampak banjir di Kecamatan Binjai Selatan tercatat sebanyak 1.134 jiwa dari 316 keluarga, di Kecamatan Binjai Kota sebanyak 2.428 jiwa dari 633 keluarga, dan Kecamatan Binjai Timur sebanyak 1.200 jiwa dari 305 keluarga.

“Tapi ini sifatnya baru data sementara. Karena Camat Binjai Barat belum bisa kita konfirmasi,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Binjai, Iman Siswanto, melalui Koordinator Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops), Muhammad Surya Wijaya.

Hingga saat ini Surya mengaku, BPBD Kota Binjai masih menyiagakan Satgas Penanggulan Bencana di beberapa titik, guna membantu dan mengevakuasi warga terdampak banjir, mendirikan posko bantuan dan dapur umum, serta memonitor perkembangan ketinggian air air sungai dan kondisi cuaca.

Sebaliknya, untuk menghimpun data terbaru, baik terkait jumlah korban terdampak banjir, kesusakan, dan nilai kerugian material, BPBD Kota Binjai juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan yang dilanda banjir, serta para personel TNI-Polri dari masing-masing wilayah.

“Kita pun tetap berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Binjai, untuk menjamin pelayanan kesehatan untuk masyarakat tetap berjalan maksimal, terutama jika ada warga membutuhkan bantuan obat-obatan,” terang Surya.

Beruntung menurutnya, ketinggian permukaan air dari tiga sungai besar yang meluap hingga Sabtu (19 Nov. 2022) siang, perlahan mulai surut. Bahkan beberapa warga sudah berani kembali ke rumahnya masing-masing, untuk melakukan upaya pembersihan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kita belum ada menerima informasi mengenai korban yang meninggal atau terluka akibat bencana banjir. Bahkan kita masih mendata dan mengakumulasi nilai kerugian material akibat bencana banjir,” terang Surya.

Diketahui pula, hujan deras yang mengguyur Kota Binjai sejak Jumat (18 Nov. 2022) malam, turut menyebabkan sejumlah wilayah pemukiman di luar kawasan bantaran sungai tergenang, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Seluruh kelurahan dimaksud antara lain, Kelurahan Pahlawan, Kelurahan Jatimakmur, Kelurahan Damai, dan Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Kelurahan Sumber Muliorejo, Kelurahan Tunggurono, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kelurahan Payaroba, dan Kelurahan Limaumungkur, Kecamatan Binjai Barat, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, serta Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota.

(SDT|TP)

TambunPos

~Tidak ada kata terlambat untuk memulai kehidupan yang kamu inginkan~