DaerahSumut

Gempar ! Nelayan Temukan Mayat Mengapung di Sungai Tanjung Pura

162
×

Gempar ! Nelayan Temukan Mayat Mengapung di Sungai Tanjung Pura

Sebarkan artikel ini

Langkat I TambunPos.com

Sosok mayat ditemukan warga dialiran Sungai Sei Batang Serangan di Tanjung Pura, tepatnya di Paluh Madina Dusun IV Merbau, Desa Pematang Cengal, Tanjung Pura, Mingga (8/1/2023) sekira pukul 8.00 Wib.

Kapolsek Tanjung Pura AKP Surahman, SH, melalui Kanit Reskrim Tanjung Pura Iptu Hermawan, SH, mengatakan, berdasarkan dialiran sungai tersebut awalnya ditemuka warga atas nama Mahturidi, Oleh saksi, kemudian memberitahukan kewarga, dan kepihak kepolisian Polsek Tanjung Pura.

Oleh warga ada yang mengetaui identitas korban, dan korban diketahui bernama Poniseh (49) warga Linkungan V Sido Sari Amor, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumut.

Berdasarkan keterangan saksi atas nama Mahturdi, warga setempat mengatakan, saat itu ia sedang melintas mau arah pulang dari melaut mau kerumahnya menggunakan sampan Tradisional, namun saat itu ada melihat korban (mayat) sudah terhayut dialiran sungai Paluh Madina, Desa Pematang Secengal.

Nelayan tersebut langsung meminggirkan korban kepinggiran sungai, agar Jasad korban tak terbawa arus kemudian Nelayan tersebut memberitahukan kepada warga lainnya tentang korban, agar dapat diamankan (diangkat) .

Oleh warga setempat, kemudian korban ditarik dengan menggunakan seutas tali kepinggir sungai, selanjutnya korban diangkat oleh Personil Polsek Tanjung Pura bersama warga. Lalu korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Tanjung Pura dengan menggunakan mobil Ambulance RSUD Tanjung Pura, guna untuk dilakukan VER (visum luar) ,sebut IPTU Hermawan.

Dari hasil pemeriksaan tim dokter, ungkap Iptu Hermawan, dari tubuh korban tidak ada ditemukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, dan juga tidak ada barang beharga milik korban yang hilang, “Korban meninggal dunia akibat terbawa arus sungai /terhanyut dari aliran sungai Batang Serangan di Paluh Madina, Desa Pematang Cengal, ” ungkapnya.

Iptu Hermawan juga mengatakan, berdasarkan keterangan pihak keluarga korban atas nama Suhariadi menyebut, bahwa korban memiliki riwayat penyakit depresi sejak ditinggal sumaminya, dan penyakitnya sejak tahun 1998 ,setelah melahirkan anak yang ke dua. Korban ini juga sering keluar rumah tanpa tujuan, namun ianya ingat pulang, dan korban bertempat tinggal bersama dengan anak kandungnya.

Korban juga berinteraksi dengan warga masyarakat nya, sebut Iptu Hermawan, seraya mengatakan, pihaknya telah menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarganya, pihak keluarga juga mengatakan, korban akan disemayamkan dirumah duka pada hari ini juga (Minggu) sekita pukul 16. 00 WIB. Selesai Sholat Ashar. Dan pihak keluarga mengucapkan ribuan terima kasih kepada warga dan Nelayan.
(ris/TP)

TambunPos

~Tidak ada kata terlambat untuk memulai kehidupan yang kamu inginkan~